Muhammad Aulia Rahman
UII Darullughah Wadda’wah Bangil, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

METODOLOGI PENDIDIKAN PERSPEKTIF AL-QUR’AN DAN HADIST Muhammad Aulia Rahman; Asep Rahmatullah
Al-Amin: Jurnal Pendidikan dan Keagamaan Vol. 1 No. 3 (2026): (Juli - September)
Publisher : PT Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/al-amin.v1i3.24

Abstract

Pendidikan Islam merupakan suatu proses yang tidak hanya menekankan pada aspek akademik saja, namun juga membentuk karakter dan akhlak peserta didik. Dalam konteks ini, Al-Qur’an dan Hadist merupakan sumber utama yang memberi inspirasi dan pedoman dalam metode pembelajaran. Al-Qur'an sebagai kitab suci umat Islam tidak hanya memuat ajaran spiritual saja, namun juga memuat berbagai hikmah dan metode yang relevan untuk diterapkan dalam pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam metode pembelajaran yang terinspirasi dari AlQur'an dan Hadist serta implementasinya. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif bagaimana pendekatan yang digunakan oleh Nabi Muhammad SAW dalam proses pembelajaran dan pembentukan karakter umat Islam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa al-Qur’an dan Hadis memiliki peran yang sangat penting khususnya dalam penerapan pendidikan Islam terhadap peserta didik secara sempurna. penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan dalam Islam tidak hanya berorientasi pada transfer ilmu, tetapi juga membangun akhlak, moralitas, dan spiritualitas. Metode pendidikan yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW memiliki relevansi yang tinggi dalam konteks pendidikan modern, sehingga dapat menjadi pedoman bagi para pendidik Muslim dalam merancang sistem pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan nilai-nilai Islam. Penggunaan metode dengan tepat akan sangat menentukan hasil dari proses pendidikan dan pengajaran. Pendidik harus lihai memilih dan menggunakan metode supaya cocok dengan materi serta bahan ajar. Tidak lupa, sebagai pendidik perlu mencermati beberapa prinsip dalam penggunaan metode, sehingga metode pengajaran akan membawa pada keberhasilan pengajaran.
HAKIKAT MANUSIA (PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM) Muhammad Aulia Rahman; Salman Marham
Al-Amin: Jurnal Pendidikan dan Keagamaan Vol. 1 No. 3 (2026): (Juli - September)
Publisher : PT Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/al-amin.v1i3.26

Abstract

Pandangan filsafat dan pendidikan Islam memiliki kontribusi signifikan dalam memahami hakikat manusia. Dalam pandangan Islam, manusia dipandang sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, memiliki unsur jasmani dan rohani yang saling keterkaitan. Manusia memiliki potensi untuk berkembang dan berinteraksi dengan masyarakat lain. Pendidikan Islam berfungsi sebagai upaya untuk mendayagunakan segala potensi manusia agar mampu menjadi manusia yang seutuhnya. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan hakikat manusia dari sudut pandang filsafat pendidikan Islam guna memperoleh pemahaman tentang hakikat manusia secara menyeluruh. Sumber utama penelitian kualitatif jenis ini, yang disebut penelitian perpustakaan, adalah buku, jurnal, dan artikel ilmiah lainnya. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis isi untuk memudahkan penulis menyaring gagasan pokok dari berbagai sumber yang ada dan menarasikan sebagai fokus penelitian. . Melalui pendekatan filsafat pendidikan Islam, yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadis, penelitian ini menelusuri tujuan pendidikan yang sejalan dengan ajaran Islam, yaitu membentuk individu yang dapat melaksanakan tatakeimanan, tata-peribadatan, dan tata-muamalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam tidak hanya berfokus pada aspek intelektual, tetapi juga pada pembentukan karakter yang utuh, dengan landasan kuat dalam pemahaman tentang hakikat manusia. . Kesimpulan yang ditarik dari penelitian ini menegaskan pentingnya pendidikan yang integratif untuk mencapai kebahagiaan dan kesuksesan dalam kehidupan dunia dan akhirat.