Mahasiswa yang menjadi calon tenaga kesehatan dituntut untuk memiliki pengetahuan dasar mengenai pengelolaan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) tajam sejak awal pendidikan. Pengelolaan yang tidak tepat dapat menimbulkan banyak risiko kesehatan dan lingkungan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan tersebut adalah melalui sosialisasi menggunakan media booklet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sosialisasi menggunakan media booklet terhadap tingkat pengetahuan mahasiswa tentang pengelolaan BMHP tajam pada mahasiswa angkatan 2025 di Program Studi Diploma Tiga Keperawatan Universitas Abulyatama. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu (Quasi-Experimental), dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah mahasiswa angkatan 2025 di Program Studi Diploma Tiga Universitas Abulyatama yang berjumlah 120 mahasiswa dengan sampel penelitian berjumlah 54 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan yang diadopsi dari Pratama et al. dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,748. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test dengan rata-rata peningkatan skor pengetahuan sebesar 6,00 dengan nilai p-value 0,000 (∝<0,05), serta nilai effect size sebesar 0,86 yang menunjukkan pengaruh dalam kategori besar. Kesimpulan terdapat pengaruh sosialisasi media booklet terhadap pengetahuan mahasiswa dalam pengelolaan bahan medis habis pakai tajam di Program Studi Diploma Tiga Keperawatan Universitas Abulyatama. Saran penelitian ini adalah diharapkan media booklet ini dapat diterapkan sebagai sarana edukasi berkala atau media orientasi wajib di laboratorium guna meningkatkan keselamatan kerja dan mencegah risiko cedera jarum suntik pada mahasiswa.