Latar belakang : Kehamilan merupakan implantasi hasil pembuahan sperma dan sel telur pada endometrium dan dapat menimbulkan rasa ketidaknyamanan salah satunya yaitu mual muntah, terutama pada trimester 1. Gejala ini umum terjadi dan dapat menyebabkan terjadinya penurunan nafsu makan, pucat, lemah, dan penurunan cairan tubuh. Mual muntah bisa diatasi dengan terapi non farmakologi secara alternatif, salah satunya adalah seduhan jahe. Tujuan :”Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada‘perbedaan skor mual muntah trimester 1 sebelum dan sesudah pemberian seduhan jahe di Klinik Salman Medika. Metode : Metode yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan pendekatan”one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 36 responden yang mengalami mual muntah di Klinik Salman Medika. Teknik sampling pada penelitian menggunakan metode non-probability dengan teknik consecutive sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank. Penilaian mual muntah”dengan menggunakan Pregnancy’Unique Quantification’of Emesis and Nausea (PUQE-24) sebelum dan sesudah pemberian seduhan jahe selama 4 hari. Hasil : Hasil penelitian yang didapatkan mual muntah sebelum intervensi dengan rata-rata skor adalah 7,64 dengan skor terendah adalah 4 dan skor tertinggi adalah 12 sedangkan mual muntah sesudah intervensi dengan rata-rata skor adalah 4,17 dengan skor terendah adalah 3 dan skor tertinggi adalah 7. Berdasarkan uji statistik menggunkan uji Wilcoxon signed rank didapatkan nilai p=0,000(<0,05). Kesimpulan : Adanya penurunan emesis gravidarum pada trimester 1 dan”perbedaan yang signifikan antara skor sebelum dan”sesudah pemberian seduhan jahe.