Febby Ardera Br Ginting
Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Penggunaan Gadget terhadap Perkembangan Perilaku Sosial Anak Usia Dini di PAUD Permata Bunda Febby Ardera Br Ginting; Nurlaili
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan gadget yang tepat pada anak usia dini di PAUD Permata Bunda dan mengetahui dampak penggunaan gadget terhadap perilaku sosial anak usia dini di PAUD Permata Bunda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Penelitian dilaksanakan di PAUD Permata Bunda, Jalan Binjai–Telagah, Dusun II Kampung Baru, Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat pada semester genap Tahun Ajaran 2025/2026. Informan penelitian berjumlah 14 orang yang dipilih melalui teknik purposive sampling, terdiri atas 6 orang tua murid, 6 anak didik, dan 2 guru. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan, dengan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pemanfaatan gadget pada anak di PAUD Permata Bunda belum sesuai dengan prinsip pendidikan anak usia dini, ditandai dengan frekuensi penggunaan 3–4 kali per hari, durasi lebih dari dua jam per hari pada sebagian besar anak, konten yang diakses didominasi oleh video animasi (100%), permainan daring (83%), dan lagu anak (67%) yang bersifat hiburan pasif, pendampingan orang tua yang rendah (33%), serta tujuan penggunaan yang didominasi hiburan (83%) dibandingkan sarana belajar (17%). Penggunaan gadget yang berlebihan dan minim pengawasan tersebut memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap lima indikator perilaku sosial anak, yaitu menurunnya kemampuan berinteraksi, lemahnya kerja sama, rendahnya sikap empati, minimnya perilaku berbagi, dan sulitnya mengikuti aturan. Sebaliknya, anak yang penggunaan gadgetnya dibatasi dan didampingi orang tua menunjukkan perilaku sosial yang jauh lebih baik pada seluruh indikator tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengaturan waktu, konten, dan pendampingan orang tua dalam penggunaan gadget sangat menentukan kualitas perkembangan perilaku sosial anak usia dini. Jenis artikel: hasil penelitian.