Ari Eko Prasetio
Universitas Pertahanan Republik Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pertahanan Darat dalam Serangan Umum 1 Maret 1949: Pembelajaran Operasional bagi Postur Pertahanan Indonesia Ari Eko Prasetio; Budi Santoso; Heri Abriyadi
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i3.1161

Abstract

Serangan Umum 1 Maret 1949 merupakan peristiwa penting dalam sejarah perjuangan Indonesia yang menunjukkan efektivitas strategi pertahanan darat dalam menghadapi keunggulan militer Belanda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pertahanan darat yang diterapkan dalam Serangan Umum 1 Maret 1949 serta merumuskan pembelajaran operasional bagi postur pertahanan Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif-analitis melalui kajian dokumen sejarah, literatur, wawancara dan analisis data berbantuan NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan operasi ofensif terbatas di Yogyakarta bertumpu pada integrasi manuver dinamis, pertahanan berlapis, koordinasi antarsatuan tempur, infiltrasi senyap, serangan kilat serta penguasaan wilayah perkotaan secara terbatas selama enam jam. Efektivitas operasi tersebut diperkuat oleh sistem komando desentralistik berbasis Wehrkreise dan kemanunggalan TNI-Rakyat yang mampu mengompensasi keterbatasan sumber daya militer. Temuan penelitian menegaskan bahwa nilai operasional Serangan Umum 1 Maret 1949 tetap relevan bagi pengembangan postur pertahanan Indonesia, terutama dalam memperkuat sistem pertahanan wilayah, kepemimpinan situasional, pembinaan teritorial dan kesiapan menghadapi ancaman hibrida. Dengan demikian, pengalaman historis tersebut dapat menjadi dasar pembelajaran operasional bagi pembangunan postur pertahanan darat yang adaptif, berlapis dan berkarakter nasional.