Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dinamika Psychological Well-Being Pada Remaja Perempuan di Panti Asuhan X Raissa Syahira Rachma; Yohana Wuri Satwika
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.19489

Abstract

Remaja yang tinggal di panti asuhan menghadapi berbagai tantangan yang dapat mempengaruhi psychological well-being. Penelitian ini memiliki tujuan memahami dinamika psychological well-being pada remaja perempuan di Panti Asuhan X berdasarkan enam dimensi Carol Ryff. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus terhadap empat remaja perempuan berusia 10–13 tahun dan telah tinggal di panti asuhan minimal satu tahun. Data diambil melalui proses wawancara semi-terstruktur kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar partisipan memiliki psychological well-being pada kategori rendah hingga sedang, terutama pada dimensi penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, otonomi, dan penguasaan lingkungan. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh pengalaman kekerasan, minimnya dukungan emosional, dan kurangnya bimbingan pengasuh, lingkungan pertemanan. Sebaliknya, dimensi pertumbuhan pribadi dan tujuan hidup menunjukkan potensi positif melalui peningkatan religiusitas dan kemandirian. Temuan ini menegaskan pentingnya pengasuhan yang responsif dan dukungan psikologis untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis remaja di panti asuhan.
Hubungan Fear of Missing Out (FoMO) dan Regulasi Emosi dengan Kecemasan pada Gen Z Pengguna Media Sosial Nurul Helfin; Yohana Wuri Satwika
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 9 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, September 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i9.3931

Abstract

Meningkatnya penggunaan media sosial pada Generasi Z berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan psikologis, khususnya Fear of Missing Out (FoMO) dan kecemasan. Regulasi emosi diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi hubungan antara FoMO dan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan Fear of Missing Out (FoMO) dan regulasi emosi dengan kecemasan pada Generasi Z pengguna media sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional yang melibatkan 366 responden Generasi Z kelahiran tahun 1997–2012. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara daring dan dianalisis menggunakan perangkat lunak Jamovi melalui analisis deskriptif, uji korelasi Spearman, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FoMO berhubungan positif dan signifikan dengan kecemasan (ρ = 0,352; p < 0,001), sedangkan regulasi emosi berhubungan negatif dan signifikan dengan kecemasan (ρ = −0,291; p < 0,001). Selain itu, FoMO juga berhubungan negatif dengan regulasi emosi (ρ = −0,249; p < 0,001). Analisis regresi menunjukkan bahwa FoMO dan regulasi emosi secara bersama-sama menjelaskan 15,5% variasi kecemasan (R² = 0,155). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan regulasi emosi dan penggunaan media sosial yang lebih sehat berpotensi membantu menurunkan tingkat kecemasan pada Generasi Z.
Pengaruh Social Comparison terhadap Career Anxiety pada Mahasiswa Tingkat Akhir dalam Menghadapi Ketidakpastian Karier Masa Depan Maria Febi Mentari; Yohana Wuri Satwika
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 9 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, September 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i9.3932

Abstract

Persaingan dunia kerja yang semakin tinggi menyebabkan mahasiswa tingkat akhir rentan mengalami career anxiety, yaitu kecemasan dalam menghadapi pilihan dan kesiapan karier. Salah satu faktor yang berpotensi memengaruhi kondisi tersebut adalah social comparison, yaitu kecenderungan individu mengevaluasi diri melalui perbandingan dengan orang lain. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh social comparison terhadap career anxiety pada mahasiswa tingkat akhir. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 403 mahasiswa tingkat akhir di Indonesia berusia 20–25 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Career Anxiety Scale (CAS) dan skala social comparison, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan koreksi robust standard error (HC3) dan metode bootstrap BCa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social comparison berpengaruh positif dan signifikan terhadap career anxiety (B = 1,128; 95% CI [0,970, 1,285]; p < 0,001) dengan kontribusi sebesar 32,4% terhadap variasi career anxiety (R² = 0,324). Temuan ini menunjukkan bahwa social comparison menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan dalam upaya mengurangi career anxiety pada mahasiswa tingkat akhir.