This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Syakila Dwi Yanti Lubis
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformasi Penelusuran Informasi Akademik Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial UINSU dalam Menggunakan AI ChatGPT Syakila Dwi Yanti Lubis; Franindya Purwaningtyas
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.20555

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan generatif, khususnya ChatGPT, telah mengubah cara mahasiswa menelusuri informasi akademik. Namun, sebagian besar penelitian sebelumnya masih berfokus pada persepsi pengguna dan pemanfaatan AI dalam pembelajaran, sehingga belum banyak menjelaskan bagaimana teknologi ini memengaruhi mekanisme Information Search Process (ISP). Penelitian ini bertujuan menganalisis perilaku penelusuran informasi akademik mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) melalui integrasi teori Information Search Process (ISP) Kuhlthau dan Human-Machine Communication (HMC) Guzman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi nonpartisipan, dokumentasi, dan wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap enam informan yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT mengubah mekanisme pelaksanaan ISP menjadi lebih dialogis dan interaktif. Aktivitas selection dan exploration cenderung berlangsung secara terintegrasi pada tahap awal pencarian, sementara proses verifikasi terhadap jurnal ilmiah dan buku akademik tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kredibilitas informasi. Temuan ini menunjukkan bahwa ChatGPT berfungsi sebagai mitra pendukung dalam mempercepat pemahaman dan sintesis informasi, tanpa menggantikan otoritas sumber ilmiah. Penelitian ini menawarkan proposisi konseptual awal bahwa AI generatif mengelaborasi mekanisme pelaksanaan ISP melalui pola komunikasi manusia–AI, sekaligus menegaskan pentingnya literasi informasi dan verifikasi kritis dalam penelusuran informasi akademik pada era kecerdasan buatan.