Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Karakteristik mutu teh herbal rambut jagung (Zea mays L.) dan serai wangi (Cymbopogon nardus L.) dengan variasi lama pengeringan Anjani Winursito; Yelmira Zalfiatri; Nur Hasnah; Usman Pato
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 11 No. 4 (2026): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/js6qa244

Abstract

Pengeringan merupakan tahap penting dalam pembuatan teh herbal yang dapat memengaruhi karakteristik mutu produk, termasuk karakteristik fisik, kimia, dan sensori. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik mutu teh herbal berbahan rambut jagung dan serai wangi pada berbagai lama pengeringan serta menentukan perlakuan terpilih berdasarkan persyaratan teh kering dalam kemasan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan lama pengeringan, yaitu 2, 3, 4, dan 5 jam, dengan empat kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi warna, kadar air, kadar abu total, kadar abu larut dalam air dari abu total, kadar abu tidak larut dalam asam, kadar serat kasar, kadar polifenol, aktivitas antioksidan, serta karakteristik sensori secara deskriptif dan hedonik. Data dianalisis menggunakan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama pengeringan berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter kimia dan karakteristik sensori yang diamati. Perlakuan pengeringan selama 5 jam merupakan perlakuan terpilih dengan nilai L* 20,69, a* 13,33, b* 0,49, kadar air 9,50%, kadar abu total 5,73%, kadar abu larut dalam air dari abu total 90,04%, kadar abu tidak larut dalam asam 8,44%, kadar serat kasar 64,09%, kadar polifenol 11,65%, dan aktivitas antioksidan dengan nilai IC₅₀ sebesar 11,05 ppm. Perlakuan tersebut menghasilkan karakteristik sensori berupa warna kuning sangat kecokelatan, aroma rambut jagung dan serai wangi, serta rasa rambut jagung, dengan tingkat kesukaan keseluruhan sebesar 3,56. Dengan demikian, pengeringan selama 5 jam merupakan perlakuan terpilih untuk menghasilkan teh herbal rambut jagung dan serai wangi.