Mohammad Ja’far Firdaus
Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Artifical Intelligence dalam Sistem Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Tinjauan Konseptual dan Prospek Implementasi Neza Dwi Nasyfa; Muhammad Nur Ilham; Taufiqoh Khasanah; Muhammad Zakki Musyafa; Mohammad Ja’far Firdaus
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11860

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI), membuka peluang baru bagi pengembangan sistem evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep dan karakteristik evaluasi PAI, mengidentifikasi kelemahan evaluasi konvensional di era digital, mengkaji relevansi AI dalam penilaian pembelajaran, serta merumuskan prospek, tantangan, dan arah implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, prosiding, dan dokumen relevan, kemudian dianalisis dengan teknik analisis isi melalui reduksi data, pengelompokan tematik, penyajian, sintesis, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa evaluasi PAI konvensional masih cenderung berfokus pada aspek kognitif sehingga penilaian ranah afektif, psikomotorik, spiritual, dan pembentukan karakter belum terakomodasi secara optimal. Pemanfaatan AI menawarkan otomatisasi penilaian, analisis jawaban, learning analytics, evaluasi adaptif, analisis prediktif, dan umpan balik personal yang dapat meningkatkan objektivitas, efisiensi, serta kualitas evaluasi. Meskipun demikian, implementasinya menghadapi kendala kesiapan infrastruktur, kompetensi digital pendidik, kesenjangan akses, privasi data, validitas informasi, dan etika penggunaan teknologi. Oleh karena itu, AI perlu ditempatkan sebagai alat pendukung yang membantu guru mengolah data dan menyusun tindak lanjut pembelajaran, tanpa menggantikan peran pendidik dalam menilai dimensi afektif dan spiritual, membimbing karakter, serta memastikan evaluasi tetap berlandaskan nilai-nilai Islam serta mendukung peningkatan mutu pembelajaran yang adaptif, humanis, berkelanjutan, dan bertanggung jawab.