Sharens Augustia Julien
521221027@mahasiswa.undira.ac.id

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Lean Construction untuk Mengurangi Waste dan Meningkatkan Produktivitas pada Proyek Rumah Tinggal di Perumahan Taman Kedoya Sharens Augustia Julien; Era Agita Kabdiyono
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12702

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penerapan Lean Construction dalam mengurangi pemborosan (waste) dan meningkatkan produktivitas tenaga kerja pada proyek pembangunan rumah tinggal dua lantai di Perumahan Taman Kedoya, Jakarta Barat. Permasalahan utama proyek meliputi keterbatasan area kerja, ketidakteraturan aliran material, koordinasi lapangan yang belum optimal, serta munculnya waiting, rework, dan excess inventory. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode studi kasus dan analisis komparatif terhadap kondisi sebelum dan sesudah intervensi. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, dokumentasi pekerjaan harian, pencatatan output tenaga kerja, serta kajian dokumen proyek selama empat bulan dengan pengamatan efektif selama empat belas hari kerja. Intervensi dilakukan melalui penerapan Just In Time untuk menyelaraskan kedatangan material, Last Planner System untuk meningkatkan keandalan rencana kerja, dan morning huddle untuk memperkuat koordinasi harian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kejadian waiting menurun dari 34 menjadi 16 atau sebesar 52,9%, rework turun dari 27 menjadi 17 atau sebesar 37,0%, dan excess inventory turun dari 31 menjadi 24 atau sebesar 22,6%. Produktivitas tenaga kerja meningkat dari 5,00 menjadi 5,75 satuan kerja per jam, atau naik sebesar 15%. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan Lean Construction mampu memperlancar aliran pekerjaan, mengurangi aktivitas yang tidak bernilai tambah, meningkatkan pemanfaatan tenaga kerja, dan memperbaiki efisiensi pelaksanaan proyek rumah tinggal dengan ruang kerja terbatas.