Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Pelayanan, Harga Dan Lokasi Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Rumah Makan Istana Hotplate & Seafood Medan Zakia Rahmasari Harahap; Bagus Handoko
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12992

Abstract

Dunia usaha berkembang dengan sangat pesat, salah satunya bisnis di bidang kuliner. Banyaknya usaha yang bermunculan mengakibatkan peningkatan jumlah usaha yang bersifat sejenis menyebabkan persaingan yang semakin ketat. Maka untuk menghadapi situasi dan keadaan yang demikian, pengusaha harus mampu serta cepat dan tanggap dalam mengambil keputusan agar usaha yang didirikannya dapat berkembang dengan baik. Kepuasan pelanggan merupakan suatu tingkatan dimana kebutuhan, keinginan dan harapan dari pelanggan dapat terpenuhi yang akan mengakibatkan terjadinya pembelian ulang atau kesetiaan yang berlanjut. Semakin terpenuhi harapan-harapan dari konsumen tentu konsumen akan semakin puas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan, harga dan lokasi terhadap kepuasan konsumen pada rumah makan Istana Hotplate & Seafood Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Jumlah sampel sebanyak 100 Responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen (2) Harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. (3) Lokasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen (4) Kualitasn pelayanan, harga dan lokasi berpengaruh terhadap kepuasan konsumen. Nilai koefisien determinasi (R2) adalah sebesar 0,654 atau 65,4%. Angka tersebut berarti bahwa sebesar 65,4% Kepuasan Konsumen yang terjadi dapat dijelaskan dengan variabel Kualitas Pelayanan, Harga dan Lokasi. Sementara sisanya, yaitu 34,6% harus dijelaskan oleh faktor-faktor penyebab lainnya.