Ahmad Septian Zulianta
Institut Bisnis dan Multimedia asmi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pelatihan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Astra Honda Motor Ahmad Septian Zulianta
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13055

Abstract

Penelitian dengan judul Pengaruh Pelatihan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT Astra Honda Motor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pelatihan terhadap kinerja karyawan pada PT Astra Honda Motor. Jenis penelitian yang digunakan penelitian lapangan, dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan skala likert. Teknik analisis data yang digunakan dengan teknik analisis kuantitatif deskripif, dengan probalitas.sampling. Populasi dan sampel sama, sampel jenuh yaiu semua karyawan dijadikan sebagai responden berjumlah 30 orang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelatihan yang dilakukan berdasarkan  pada karyawan berada dalam kategori baik dan kinerja karyawan termasuk dalam kategori sangat baik. Kemudian menggunakan formula regresi linear sederhana yang mengandung koefisien regresi positif signifikan, artinya bahwa pelatihan memiliki dampak positif erhadap kinerja karyawan. Test signifikansi dengan α = 5% diperoleh dari hitungan (3,348) > t tabel (2,024) kemudian Ho ditolak, memiliki arti bahwa memiliki pengaruh dari pelatihan terhadap kinerja karyawan mengandung nilai yang menunjukan dampak pelatihan 28,6% berada kinerja karyawan dan mengingat 71,4% dipengaruhi oleh faktor lain.  Temuan tersebut menegaskan bahwa pelatihan kerja menjadi salah satu instrumen pengembangan sumber daya manusia yang dapat mendukung peningkatan pengetahuan, keterampilan, ketepatan penyelesaian tugas, serta kualitas kerja karyawan. Oleh karena itu, perusahaan perlu mempertahankan pelaksanaan pelatihan secara terencana dan menyesuaikan materi maupun metode dengan kebutuhan pekerjaan agar manfaat pelatihan dapat diterapkan secara optimal dalam aktivitas kerja sehari-hari.