p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Borneo Nursing Journal
Heny Nurmayunita
ITSK RS Dr. Soepraoen Kesdam V/Brawijaya Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Dukungan Keluarga dengan Self Care pada Pasien TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Teling Kota Manado Angelina Kaunang; Heny Nurmayunita
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1061

Abstract

Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Keberhasilan pengobatan TB paru dipengaruhi oleh kepatuhan pasien dalam menjalani terapi serta kemampuan melakukan self care. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam meningkatkan kemampuan self care adalah dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan self care pada pasien TB paru di Wilayah Kerja Puskesmas Teling Kota Manado. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga kategori sedang sebanyak 26 responden (86,7%) dan self care kategori sedang sebanyak 22 responden (73,3%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai p = 0,069 (p > 0,05) dengan koefisien korelasi (r) = 0,336, sehingga tidak terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan self care pada pasien TB paru. Disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan self care pada pasien TB paru di Wilayah Kerja Puskesmas Teling Kota Manado. Meskipun demikian, dukungan keluarga tetap memiliki peran penting dalam memberikan motivasi, perhatian, dan pendampingan kepada pasien selama menjalani pengobatan.
Hubungan Self Care Dengan Kualitas Hidup Pasien Tuberkulosis di Wilayah Puskesmas Jabung Fihri Amirul Hakim; Heny Nurmayunita
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1069

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena berdampak pada kondisi fisik, psikologis, sosial, dan kualitas hidup penderitanya. Kemampuan self care berperan penting dalam mendukung keberhasilan pengobatan dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan self care dengan kualitas hidup pasien tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Jabung. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 47 pasien tuberkulosis yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner self care dan kualitas hidup, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat signifikansi 0,05. Sebagian besar responden memiliki self care kategori baik (48,9%) dan kualitas hidup kategori baik (78,7%). Analisis menunjukkan terdapat hubungan positif yang kuat dan signifikan antara self care dan kualitas hidup (r = 0,730; p < 0,001). Self care yang baik berhubungan dengan kualitas hidup yang lebih baik pada pasien tuberkulosis. Penguatan edukasi, pendampingan, dan dukungan keluarga diperlukan untuk meningkatkan kemampuan self care sehingga dapat mendukung keberhasilan pengobatan dan meningkatkan kualitas hidup pasien.