p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Borneo Nursing Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Tentang Hipertensi Dengan Manajemen Diet Hipertensi Di Puskesmas Wangisagara Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung Tiarmaida Sitio; Risha Ratna Munandar; Siti Rahayu; Wintari Hariningsih
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1346

Abstract

Penyakit hipertensi menjadi masalah kesehatan utama yang dialami secara global. Hipertensi merupakan penyakit degenaratif yang sering dikaitkan dengan pola makan yang tidak teratur dan tidak sehat, pada saat ini banyaknya pilihan makanan cepat saji yang banyak mengandung garam (natrium). Pola hidup seperti ini dapat dicegah dan dikontrol dengan cara mengatur diet yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan pengetahuan dengan manajemen diet hipertensi di Puskesmas Wangisagara Kecamatan Majalaya. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian Kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah usia dewasa yang diambil dari data 3 bulan terakhir yaitu bulan Januari 87 orang, bulan Februari 77 orang, bulan Maret 65 orang di Puskesmas Wangisagara Kecamatan Majalaya, dimana usia dewasa tersebut mulai dari umur 20- 59 tahun. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 70 dengan Teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan skala likert. Data penelitian dianalisis menggunakan uji Chi- Square dengan SPSS. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang sebanyak 53 orang (75,7%). Sebagian besar responden memiliki manajemen diet buruk sebanyak 59 orang (84,3%). Hasil uji statistik Chi Square dengan nilai p=0,000 (<0,05) sehingga terdapat hubungan pengetahuan tentang hipertensi dengan manajemen diet hipertensi di Puskesmas Wangisagara Kecamatan Majalaya.
Asuhan Keperawatan pada Lansia Stroke dengan Gangguan Mobilitas Fisik di Desa Pasirbiru Kelurahan Pasirbiru Kota Bandung Siti Rahayu; Tiarmaida Sitio
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1444

Abstract

Stroke pada lansia dapat menimbulkan kelemahan ekstremitas, penurunan kekuatan otot, keterbatasan rentang gerak, gangguan keseimbangan, dan ketergantungan dalam aktivitas sehari-hari. Studi ini bertujuan menggambarkan asuhan keperawatan pada lansia stroke dengan gangguan mobilitas fisik di Desa Pasirbiru Kelurahan Pasirbiru Kota Bandung. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan. Partisipan terdiri atas dua lansia perempuan dengan riwayat stroke. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Intervensi berfokus pada dukungan mobilisasi, latihan Range of Motion (ROM), pemantauan kondisi umum dan tanda vital, edukasi keluarga, stimulasi memori, serta pencegahan risiko jatuh. Hasil pengkajian menunjukkan Ny. P berusia 67 tahun dan Ny. W berusia 73 tahun, keduanya memiliki riwayat hipertensi, kelemahan ekstremitas, keterbatasan rentang gerak, gangguan keseimbangan, dan kebutuhan bantuan keluarga pada sebagian aktivitas. Diagnosis utama pada kedua klien adalah gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan penurunan kekuatan otot, disertai gangguan memori dan risiko jatuh. Setelah implementasi, kedua klien mampu mengikuti latihan ROM dan menunjukkan respons kooperatif, tetapi kekuatan otot, rentang gerak, dan kemandirian belum meningkat optimal. Masalah gangguan mobilitas fisik dinilai teratasi sebagian. Kesimpulannya, dukungan mobilisasi dan latihan ROM dapat digunakan sebagai bagian dari asuhan keperawatan lansia stroke untuk mempertahankan fungsi gerak dan mencegah komplikasi imobilisasi, dengan kebutuhan latihan berkelanjutan serta keterlibatan keluarga.