Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penatalaksanaan Fisioterapi pada Radikulopati Lumbal Et causa pondylosis dengan menggunakan Modalitas MWD dan Core Stability Exercise di RSUD Cililin Adrian Muhamad Yusuf; Ika Rahman
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 4 (2026): Juli-Agustus
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v3i4.889

Abstract

Radikulopati lumbal akibat spondylosis merupakan gangguan muskuloskeletal yang menyebabkan nyeri punggung bawah menjalar ke tungkai serta menurunkan aktivitas fungsional pasien. Kondisi ini terjadi akibat perubahan degeneratif pada vertebra lumbal yang menimbulkan penekanan atau iritasi akar saraf. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Micro Wave Diathermy (MWD) dan core stability exercise terhadap penurunan nyeri, peningkatan lingkup gerak sendi (LGS), serta kemampuan fungsional pasien. Metode penelitian menggunakan studi kasus pada pasien perempuan usia 57 tahun dengan diagnosis radikulopati lumbal ec spondylosis. Intervensi diberikan sebanyak enam kali terapi. Pengukuran nyeri menggunakan Visual Analog Scale (VAS), LGS menggunakan goniometer, dan kemampuan fungsional menggunakan Oswestry Disability Index (ODI). Hasil menunjukkan penurunan nyeri gerak dari skala 7 menjadi 3, peningkatan ROM, serta perbaikan aktivitas fungsional berdasarkan ODI. Dapat disimpulkan bahwa pemberian MWD dan core stability exercise membantu mengurangi nyeri, meningkatkan LGS, dan memperbaiki kemampuan fungsional pasien.
Penatalaksanaan Fisioterapi pada Kasus Post Orif Fractur Tibial Spine dengan Modalitas NMES dan Terapi Latihan di RSUD Bandung Kiwari Dewi Lathifah Rahmawati; Ika Rahman; Abdul Qudus
Jurnal Teknologi dan Sains Modern Vol. 3 No. 4 (2026): Available online
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jtsm.v3i4.896

Abstract

Kondisi post-ORIF fraktur tibial spine akibat cedera avulsi Anterior Cruciate Ligament sering memicu keluhan nyeri, keterbatasan gerak, penurunan kekuatan otot paha, dan kemunduran fungsional aktivitas harian. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas kombinasi modalitas Neuromuscular Electrical Stimulation (NMES) dan terapi latihan dalam mengatasi problematika tersebut. Menggunakan desain deskriptif pendekatan studi kasus tunggal, intervensi fisioterapi diberikan sebanyak 6 sesi kepada satu pasien remaja di RSUD Bandung Kiwari. Parameter keberhasilan terapi diukur secara objektif menggunakan Visual Analogue Scale (VAS), goniometer, Manual Muscle Testing (MMT), dan Barthel Index. Setelah 6 sesi intervensi, hasil evaluasi menunjukkan penurunan intensitas nyeri signifikan (nyeri diam menjadi 0, tekan menjadi 1, gerak menjadi 1). Lingkup gerak sendi lutut meningkat (fleksi aktif mencapai 65° dan ekstensi fungsional -15°), kekuatan otot quadriceps dan hamstring naik ke skor 4, serta tingkat kemandirian fungsional melesat dari 75/100 menjadi 85/100. Kesimpulannya, kombinasi modalitas NMES dan program terapi latihan terbukti sangat efektif untuk mereduksi nyeri, menambah mobilitas sendi, memulihkan kapasitas kontraktil otot, serta meningkatkan fungsional harian pasien.