Muhsinah Annisa
Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Keterampilan Komunikasi dan Karakter WASAKA (Kerja Keras) Muatan IPAS Menggunakan Model PBL, Talking Stick dan TGT Pada Murid Kelas IV Sekolah Dasar Norasiah Norasiah; Muhsinah Annisa
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 2 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i2.1877

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, karakter WASAKA (kerja keras), dan hasil belajar murid pada muatan Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, karakter WASAKA (kerja keras), serta menganalisis hasil belajar murid melalui penerapan model PBL, Talking Stick dan TGT. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan pada 19 murid kelas IV Sekolah Dasar. Penerapan model PBL, Talking Stick dan TGT meningkatkan aktivitas guru dari skor 22 menjadi 27, aktivitas murid dari 47,37% menjadi 94,78%, keterampilan berpikir kritis dari 47,37% menjadi 94,74%, keterampilan komunikasi dari 47,37% menjadi 94,74%, keterampilan karakter WASAKA (kerja keras) dari 36,84% menjadi 94,74%. Model PBL, Talking Stick dan TGT dapat menjadi alternatif pembelajaran IPAS untuk peningkatkan kualitas proses pembelajaran murid sekolah dasar.
Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis, Kerja Sama, Kepercayaan Diri Muatan IPAS Menggunakan Model PBL, TPS, Talking Stick Pada Murid Kelas IV Hera Fazriyati; Muhsinah Annisa
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 2 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i2.1905

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi Rendahnya keterampilan berpikir kritis, kerja sama, kepercayaan diri, dan hasil belajar murid pada pembelajaran IPAS. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi model LANTANG, yang mengitegrasikan model Problem Based Learning, Think Pair Share, dan Talking Stick, dalam meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, kerja sama, kepercayaan diri, dan hasil belajar murid kelas IV SDN. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam empat pertemuan. Subjek penelitian terdiri atas 16 murid kelas IV SDN Belitung Selatan 2 Banjarmasin. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase berdasarkan indikator keberhasilan yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model LANTANG meningkatkan aktivitas guru dari 87,5% menjadi 100%, aktivitas murid dari 12,5% menjadi 87,5%, keterampilan berpikir kritis dari 37,5% menjadi 87,5%, kerja sama dari 43,75% menjadi 87,5%, kepercayaan diri dari 50% menjadi 100%, serta ketuntasan hasil belajar kognitif, dan psikomotorik hingga mencapai indikator keberhasilan. Dengan demikian, model LANTANG efektif meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran IPAS serta dapat dijadikan alternatif model pembelajaran inovatif untuk mengembangkan kompetensi abad ke-21 di sekolah dasar.