UMKM Dapur Jinne adalah UMKM bergerak dibidang pembuatan dan penjualan kue, dalam pencatatan keuangan yang dilakukan secara manual, sehingga pemilik usaha kesulitan mengetahui omzet harian, keuntungan bersih, serta rincian biaya dan beban usaha secara akurat. Kondisi ini menimbulkan risiko dalam pengambilan keputusan manajerial karena data keuangan tidak terstruktur dan sering kali tidak mencerminkan kondisi riil usaha. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini diangkat untuk menjawab permasalahan tersebut dengan tujuan meningkatkan akurasi laporan keuangan, mendukung pengambilan keputusan manajerial, serta memperkuat literasi digital pelaku UMKM melalui penerapan aplikasi FinPro. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pendekatan partisipatif dan aplikatif, melibatkan mitra UMKM secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Tahapan program meliputi observasi dan analisis awal, penentuan sistem digital keuangan, pelatihan penggunaan aplikasi FinPro, pendampingan manajerial berbasis data, implementasi sistem laporan keuangan terintegrasi, evaluasi efektivitas, serta diseminasi hasil kepada UMKM lain di Makassar. Hasil yang diharapkan dari program ini adalah terciptanya sistem laporan keuangan terintegrasi antar cabang, peningkatan keterampilan digital karyawan, serta penguatan kapasitas manajerial berbasis data. Kesimpulannya, penerapan aplikasi FinPro tidak hanya membantu Dapur Jinne mengatasi permasalahan pencatatan manual, tetapi juga menjadi kontribusi nyata dalam mendukung transformasi ekonomi digital UMKM sebagai bagian dari pilar Visi Indonesia Emas 2045.