Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Live Streaming Commerce terhadap perilaku Impulse Buying (pembelian impulsif) pada pengguna platform TikTok Shop di Kota Sorong. Fenomena belanja melalui siaran langsung telah mengubah paradigma belanja masyarakat dari terencana menjadi spontan, terutama di wilayah yang sedang berkembang secara digital seperti Papua Barat Daya.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pengguna TikTok Shop di Kota Sorong. Teknik analisis data menggunakan uji hipotesis (uji-t) dan analisis koefisien determinasi untuk mengukur sejauh mana variabel independen menjelaskan variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis diterima, yang berarti Live Streaming Commerce memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Impulse Buying di TikTok Shop. Hal ini dibuktikan dengan nilai t-hitung sebesar 28,569, yang jauh lebih besar dari nilai t-tabel sebesar 1,673. Hasil pengujian koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel Live Streaming Commerce memberikan kontribusi sebesar 93,4% terhadap variasi perilaku impulse buying. Sementara itu, sisanya sebesar 6,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam model penelitian ini. Tingginya pengaruh ini mengindikasikan bahwa elemen interaktivitas, informativitas, dan kehadiran sosial dalam sesi live di TikTok Shop merupakan pendorong utama keputusan belanja seketika bagi konsumen di Kota Sorong. Hasil ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pelaku usaha di Sorong dalam mengoptimalkan strategi pemasaran digital berbasis live streaming.