Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) sebagai salah satu dari universitas swasta yang ada di Maluku sejak berdiri tahun 1985 yang didirikan oleh Gereja Protestan Maluku (GPM) dan diselenggarakan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Gereja Protestan Maluku (YAPERTI-GPM) telah ikut andil berkontribusi mendedikasikan diri mendidik anak-anak bangsa menghasilkan sumber daya manusia (SDM) untuk mengisi pembangunan bangsa khususnya di Maluku. Kampus UKIM secara fisik beralamat di Jl. OT Pattimaipauw, RT 003/RW 003 Tanah Lapang Kecil (Talake), Kelurahan Wainitu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, dan telah mengahasilkan sejumlah lulusan berbagai strata dari berbagai fakultas dan program studi. Kehadiran kampus UKIM di Talake tersebut tidak saja berdampak dalam menghasilkn SDM tetapi juga berdampak kepada masyarakat sekitar (lingkar) kampus secara sosial-ekonomi. Karena itu masyarakat sekitar secara langsung maupun tidak langsung memiliki ketergantungan terhadap kehadiran kampus UKIM di masyarakat Talake tersebut. Begitupun sebaliknya UKIM juga memiliki ketergantugan kepada masyarakat sekitar (lingkar) kampus dalam bentuk dukugan sosial. Karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat ketergantungan masyarakat sekitar (lingkar) kampus terhadap UKIM; begitupun sebaliknya UKIM juga memiliki ketergatungan terhadap masyarakat sekitar yang merupakan bentuk hubungan (relasi) simbiosis-mutualistis (ketergantungan yang saling menopang/menghidupkan). Penelitian ini menggunakan metode campuran atau mixed methods (kuantitatif dan kualitatif). Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa ternyata tingkat ketergantungan masyarakat Talake (lingkar) kampus terhadap UKIM cukup tinggi terutama dari segi ekonomi tetapi juga dari aspek sosial.