Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inventarisasi Jenis Ikan Hasil Tangkapan Nelayan Kapal Bersurat di Pelabuhan Perikanan Tenda Gorontalo Ridha Hiola; Agustina Agustina; Sitti Nursinar; Zihan Tahir
The NIKe Journal VOLUME 14 ISSUE 2 | JUNE 2026
Publisher : Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/nj.v14i2.40077

Abstract

Pelabuhan Perikanan Tenda Gorontalo merupakan pusat pendaratan ikan di Kota Gorontalo yang melayani kapal-kapal bersurat dengan wilayah operasi di atas 12 mil laut. Pendataan jenis dan jumlah ikan hasil tangkapan nelayan penting dilakukan sebagai dasar pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan. Tujuan kegiatan magang ini adalah untuk mengetahui jenis ikan dan jumlah hasil tangkapan nelayan yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Tenda Gorontalo. Kegiatan dilaksanakan selama 45 hari kerja, dari tanggal 16 Juni hingga 29 Juli 2025. Metode yang digunakan meliputi pencatatan data hasil tangkapan secara langsung di lapangan, pemantauan proses bongkar muat ikan, serta wawancara dengan nelayan dan pedagang ikan. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat lima jenis ikan yang didaratkan, yaitu madidihang (Thunnus albacares), cakalang (Katsuwonus pelamis), tongkol pisang (Auxis thazard), layang deles (Decapterus macrosoma), dan selar bentong (Selar sp.), yang tergolong dalam famili Scombridae dan Carangidae. Total hasil tangkapan pada bulan Juni sebesar 108.587 kg dan bulan Juli sebesar 102.479 kg. Jenis ikan dengan tangkapan tertinggi adalah selar bentong, sementara tongkol pisang memiliki tangkapan terendah pada kedua bulan tersebut. Dominasi ikan pelagis kecil disebabkan oleh perilaku hidup berkelompok dan kelimpahan plankton di perairan Teluk Tomini. Penurunan hasil tangkapan pada bulan Juli disebabkan oleh kondisi cuaca yang kurang mendukung aktivitas penangkapan.
Coastal Tourism Development Based on the Tourism Suitability Index and Carrying Capacity at Dulanga Beach, Bongo Village Jihan Jihan; Nuralim Pasisingi; Sri Fitriani Monoarfa; Sitty Ainsyah Habibie; Agustina Agustina; Sandrianto Djunaidi
Tomini Journal of Aquatic Science VOLUME 4 ISSUE 1, NOVEMBER 2025
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/tjas.v4i1.41306

Abstract

Dulanga Beach in Bongo Village, Gorontalo Regency, holds considerable coastal tourism potential but has not been developed optimally. This study assessed the tourism suitability index and carrying capacity of Dulanga Beach as a basis for sustainable tourism development. A field survey was conducted at three stations, measuring ten beach tourism suitability parameters: water depth, beach type, beach width, bottom substrate, current velocity, beach slope, water clarity, coastal land cover, dangerous biota, and freshwater availability. Data were analysed using a weighted coastal tourism suitability index following Yulianda (2019). Dulanga Beach was classified as highly suitable (S1) for coastal tourism, with station suitability indices of 2.75–2.83 (all TSI ≥ 2.5). The utilizable beach length was 377.77 m, with a maximum carrying capacity of 30 persons per day. These results indicate that Dulanga Beach has strong potential for sustainable coastal tourism development, with physical characteristics that support beach recreation activities