Bianca Geraldine Inez
Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI DAN PENINGKATAN MOTIVASI UNTUK MELANJUTKAN PENDIDIKAN KE PERGURUAN TINGGI DI MAMUJU TENGAH Ganies Riza Aristya; Habib Fadhil Assidiq; Bianca Geraldine Inez; Choerunnisa Fadila Bangun; Derryl Carmenita Evelynne Winarto; Laudza Fadlil Huda; Melani Putri Pratama; Muharahmah Afiffi; Fajar Sofyantoro
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 4 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i4.39709

Abstract

Abstrak: Pernikahan dini masih menjadi permasalahan sosial di Desa Tobadak, Mamuju Tengah, karena berdampak pada keberlanjutan pendidikan, kesehatan remaja, dan kualitas sumber daya manusia. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai risiko pernikahan dini serta memotivasi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sosialisasi edukatif dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tobadak dengan melibatkan 60 siswa kelas 10, 11, dan 12. Tahapan kegiatan meliputi observasi dan koordinasi dengan pihak sekolah, penyusunan materi, ceramah interaktif, diskusi, penggunaan media visual, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Sebanyak 48 siswa mengisi instrumen evaluasi secara lengkap. Pemahaman siswa dinilai berdasarkan jumlah jawaban benar, dengan rentang skor 0–3, yaitu rendah (0–1), sedang (2), dan tinggi (3). Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 1,94 menjadi 2,71, atau sekitar 40%. Peningkatan ini menunjukkan adanya pergeseran pemahaman siswa dari kategori sedang menuju tinggi setelah sosialisasi.Abstract: Early marriage remains a social problem in Tobadak Village, Central Mamuju, as it affects educational continuity, adolescent health, and human resource quality. This activity aimed to improve students’ understanding of the risks of early marriage and motivate students to pursue higher education. The educational socialization program was conducted at SMA Negeri 1 Tobadak, involving 60 students from grades 10, 11, and 12. The program included initial observation and coordination with the school, material preparation, interactive lectures, discussions, visual media, and evaluation using pre-test and post-test instruments. A total of 48 students completed both evaluation instruments. Students’ understanding was assessed based on the number of correct answers, with a score range of 0–3: low (0–1), moderate (2), and high (3). The score increased from 1.94 to 2.71, representing an improvement of approximately 40%. This increase indicates a shift in students’ understanding from the moderate category toward the high category after the socialization activity.