Abstrak: Banyak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Jepang menghadapi masalah keterbatasan waktu belajar dan kerentanan terhadap investasi ilegal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapabilitas keuangan dan akses pendidikan jarak jauh bagi PMI di Jepang melalui kolaborasi antara Universitas Amikom Purwokerto dan mitra Lakpesdam PCINU Jepang. Program dilaksanakan melalui webinar interaktif yang diikuti oleh 46 peserta secara daring. Evaluasi dilakukan secara kuantitatif menggunakan kuesioner pre-test dan post-test dengan 15 butir pertanyaan. Indikator keberhasilan diukur dari peningkatan pemahaman kognitif. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta sebesar 17,1%. Kemitraan ini menunjukkan bahwa organisasi diaspora berfungsi efektif sebagai penghubung kepercayaan untuk sosialisasi akademik, meskipun peserta masih membutuhkan pendampingan berkelanjutan untuk membagi waktu antara bekerja dan belajar daring.Abstract: Many Indonesian Overseas Workers (IOWs) in Japan face learning barriers and exposure to predatory financial schemes. This community service project aimed to enhance financial capability and Remote Higher Education (RHE) accessibility for IOW in Japan through a collaborative partnership between Universitas Amikom Purwokerto and Lakpesdam PCINU Japan. Utilizing an interactive online webinar, the initiative engaged 46 participants. The educational impact was assessed quantitatively using pre-test and post-test questionnaires containing 15 items. Success indicators were measured by improvements in cognitive comprehension. Results showed a 17.1% increase in overall comprehension. The findings indicate that diaspora networks serve as effective trust brokers for academic socialization. However, sustained mentoring support remains crucial to assist working students in balancing their professional duties and online learning.