Iin Fauziha Irham
Universitas Almarisah Madani

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendampingan Efisiensi Banana Lumer melalui Penerapan Teknologi Perajang Pisang dan Digital Marketing pada UMKM Arumi Yummi Kabupaten Gowa Melsa Jumliana; Rahadian Cahyadi; Alamsjah Alamsjah; Iin Fauziha Irham; Siti Kirani Ramadhani
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.5215

Abstract

UMKM Arumi Yummi merupakan usaha pangan lokal yang memiliki potensi untuk berkembang, namun masih menghadapi kendala dalam aspek produksi dan pemasaran. Proses pengolahan pisang yang masih dilakukan secara manual menyebabkan kapasitas produksi rendah dan waktu kerja kurang efisien. Di sisi lain, pemanfaatan pemasaran digital masih terbatas sehingga jangkauan pasar belum optimal. Program Pengabdian Masyarakat Pemula (PMP) ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan daya saing UMKM melalui penerapan teknologi tepat guna dan penguatan kapasitas pemasaran digital. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, dan keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kapasitas produksi meningkat dari 2 kg menjadi 4 kg pisang per hari dengan kualitas produk yang lebih seragam dan waktu produksi yang lebih efisien. Selain itu, mitra berhasil mengelola akun Shopee dan TikTok Seller sebagai media promosi dan penjualan sehingga jangkauan pasar menjadi lebih luas. Program ini membuktikan bahwa integrasi teknologi tepat guna dan digital marketing mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi, daya saing, serta mendukung keberlanjutan UMKM berbasis pangan lokal. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji dampak jangka panjang penerapan teknologi dan pemasaran digital terhadap peningkatan pendapatan, perluasan pasar, serta keberlanjutan usaha UMKM dengan melibatkan lebih banyak mitra dan variabel penelitian yang lebih beragam.