Muhammad Rizki
Institut Agama Islam Negeri Datuk Laksemana Bengkalis

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Literasi Digital Islami Siswa Melalui Pembelajaran PAI Berbasis Konten Media Sosial Sri Mulyati; Angga Dwi Pratama; Muhammad Rizki
Journal of Health Education Law Information and Humanities Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/helium.v3i2.8782

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah membawa perubahan signifikan dalam pola belajar dan perilaku peserta didik. Di satu sisi, media sosial memberikan kemudahan akses terhadap berbagai informasi, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan berupa penyebaran hoaks, disinformasi, dan konten yang tidak sesuai dengan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan literasi digital Islami siswa melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis konten media sosial. Penelitian menggunakan metode kajian pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai literatur berupa jurnal ilmiah, buku, dan sumber akademik yang relevan dengan literasi digital, pendidikan Islam, dan pemanfaatan media sosial dalam pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui proses identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis terhadap berbagai temuan penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI berbasis konten media sosial dapat menjadi sarana yang efektif untuk memperkuat literasi digital Islami siswa melalui internalisasi nilai-nilai tabayyun, amanah, kejujuran, dan etika komunikasi digital. Pemanfaatan konten media sosial yang edukatif dan kontekstual juga mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran serta membantu mereka menghubungkan ajaran Islam dengan realitas kehidupan digital. Dengan demikian, integrasi media sosial dalam pembelajaran PAI berpotensi membentuk generasi yang memiliki kecakapan digital sekaligus karakter Islami yang kuat dalam menghadapi tantangan era digital.