I Wayan Sudana
Universitas Warmadewa Denpasar, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Collaborative Governance Berbasis Tri Hita Karana Pemerintah Desa Dinas dan Desa Adat di Desa Sayan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar I Wayan Gede Suacana; I Wayan Sudana; I Gusti Ngurah Krisna Dana
Indonesian Journal of Research and Service Studies Vol. 1 No. 9 (2024): Indonesian Journal of Research and Service Studies
Publisher : Jujurnal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/8xp11z73

Abstract

Collaborative Governance Berbasis Tri Hita Karana di Desa Sayan merupakan langkah strategis untuk mengatasi kompleksitas hubungan antara Desa Dinas dan Desa Adat Sayan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat tata kelola pemerintahan desa secara kolaboratif dengan berlandaskan prinsip Tri Hita Karana, yaitu Parahyangan (hubungan dengan Tuhan), Pawongan (hubungan antar manusia), dan Palemahan (hubungan dengan lingkungan). Melalui pendekatan andragogi, kegiatan ini dilaksanakan dengan metode ceramah dan diskusi partisipatif untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai konsep collaborative governance antara Desa Dinas dan Desa Adat. Peserta diberikan materi tentang tata kelola kolaboratif berbasis Tri Hita Karana serta kesempatan mendiskusikan isu-isu aktual yang dihadapi dalam sinergi kedua lembaga tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kolaborasi antara Pemerintah Desa Dinas dan Desa Adat di Desa Sayan, Ubud, telah terwujud dalam beberapa aspek penting. Pertama, musyawarah bersama dilakukan untuk pengambilan keputusan strategis yang mengikat pemerintah dan masyarakat desa. Kedua, kerja sama diwujudkan dalam pengelolaan sumber daya alam dan keuangan desa. Ketiga, kolaborasi juga terjadi pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan desa. Adapun model governance yang diterapkan mencerminkan dua pendekatan: desentralistik pada Desa Dinas, di mana kewenangan pemerintah desa bersifat dominan, dan centripetal pada Desa Adat, di mana lembaga adat berperan sentral. Dengan demikian, implementasi Collaborative Governance berbasis Tri Hita Karana di Desa Sayan mampu meningkatkan efektivitas pemerintahan desa sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan.