Studi ini dilakukan guna meneliti bagaimana perilaku keuangan Generasi Z di wilayah Solo Raya yang dipengaruhi oleh gaya hidup, pandangan keuangan, dan pengetahuan mengenai keuangan. Untuk studi ini mengaplikasikan pendekatan kuantitatif, data didapatkan dari penyebaran kuesioner yang menerapkan skala Likert yang menggunakan Skala 1 sampai Skala 5. Menerapkan purposive sampling pada studi ini guna menentukan sampel, sebanyak 203 informan yang dipilih bertujuan untuk memberikan jawaban mengenai gaya hidup, pandangan keuangan, dan pengetahuan mengenai keuangan. Data dikumpulkan melalui distribusi angket, dan pengolahan data memanfaatkan analisis regresi linier berganda dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics versi 29 sebagai alat analisis. Hasil penelitian secara parsial menyatakan bahwa gaya hidup dan pengetahuan mengenai keuangan mempunyai dampak yang positif serta signifikan pada perilaku keuangan. Sedangkan, sikap keuangan tidak memperlihatkan dampak yang signifikan pada perilaku keuangan. Ketiga faktor ini yaitu pengetahuan mengenai keuangan, pandangan tentang uang, dan gaya hidup bersamaan (simultan) berdampak secara signifikan pada perilaku keuangan. Studi ini menerangkan bahwa perilaku keuangan pada Generasi Z khususnya di wilayah Solo Raya lebih dipengaruhi oleh pengetahuan keuangan dan kebiasaan pembelian mereka daripada pandangan mereka terhadap keuangan. Hasil pada studi ini menekankan pentingnya mengembangkan gaya hidup yang lebih terorganisir dan meningkatkan pengetahuan mengenai keuangan serta mengaplikasikannya di kehidupan nyata untuk meningkatkan kualitas perilaku keuangan yang lebih sehat.