S Sarwadi
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MANAJEMEN SOFT SKILL ENTREPRENEURSHIP PESANTREN (Studi Kasus Pesantrem PERWIRA ABA Klaten, Jawa Tengah) S Sarwadi; Dhian Marita Sari
At Turots: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 Juni (2019): At Turots: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51468/jpi.v1i1.1

Abstract

Pesantren adalah pendidikan tertua di Indonesia. Karena kematanganya dalam dunia pendidikan, pesantren selalu beradaptasi disetiap masa. Perubahan selalu dilakukan sebagai bentuk respon terhadap kebutuhan masyarakat yang sedang dan akan dihadapi. Salah satu inovasi dari pesantren yang penulis teliti adalah dengan adanya pesantren Entrepreneurship di daerah klaten jawa tengah. Entrepreneurship bukan sekedar menjadi aktifitas tambahan sebagaimana yang lazim diberbagai lembaga pendidikan. Akan tetapi entrepreneurship memang dijadikan sebagai visi dari pesantren tersebut. Sebagai komitmen mewujudkan citacita entrepreneur maka manajemen pengembangan soft skillnya pun disusun dalam bentuk kurikulum sampai santri lulus betul betul menjadi seorang entrepreneur. Soft skill sebagai kebutuhan primer kaum entrepreneur disajikan dalam sebaran kurikulum dari awal masuk pesantren sampai santri lulus.
DINAMIKA KELEMBAGAAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA S Sarwadi
At Turots: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 Desember (2019): At Turots: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51468/jpi.v1i2.12

Abstract

Pendidikan Islam telah eksis di negeri ini bahkan sebelum Indonesia lahir. Dalam perjalananya pendidikan islam terus mengalami dinamika dari masa ke masa. Perubahan pola dan bentuk secara kelembagaan ini tentunya sangat unik dan menarik bahwa pendidikan Islam tak pernah berhenti berproses untuk membangun dan mencerdaskan anak bangsa lintas generasi. Dimulai dari surau, masjid, kemudian menjadi pesantren, Madrasah, sekolah Islam dan akhirnya muncul banyak model kelembagaan yang sangat variatif. Bahkan ini banyak figur-figur nasional yang merupakan anak-anak dari lembaga pendidikan Islam.