I Putu Jivanmukta Suguna
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SISTEM PEMBAGIAN WARISAN DALAM PERKAWINAN PADA GELAHANG PERSPEKTIF HUKUM ADAT BALI DI BANJAR BENEH KAWAN DESA BLAHKIUH KECAMATAN ABIANSEMAL KABUPATEN BADUNG I Putu Jivanmukta Suguna
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 3 No. 8 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Agustus 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v3i8.2263

Abstract

Perkawinan Pada Gelahang merupakan salah satu bentuk perkawinan dalam hukum adat Bali yang memberikan kedudukan setara kepada kedua pihak keluarga, baik keluarga laki-laki maupun perempuan, terutama dalam hal keberlanjutan keturunan dan pelaksanaan kewajiban adat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis sistem pembagian warisan pada perkawinan Pada Gelahang dalam perspektif hukum adat Bali serta faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaannya di Banjar Beneh Kawan Desa Blahkiuh Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologis. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pembagian warisan dalam perkawinan Pada Gelahang dilakukan berdasarkan kesepakatan kedua keluarga dengan berpedoman pada hukum adat Bali yang menjunjung prinsip keseimbangan dan keadilan. Anak yang lahir dari perkawinan Pada Gelahang memiliki hak dan kewajiban terhadap kedua keluarga orang tuanya, termasuk hak mewaris. Faktor yang mempengaruhi sistem pembagian warisan meliputi adat istiadat, struktur kekerabatan, kondisi ekonomi keluarga, serta perkembangan pola pikir masyarakat terhadap hukum adat Bali.