Aniela Amanda
Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Antioksidan (Polifenol), Vitamin D, danDukungan Sosial terhadap Kejadian DM padaWanita Usia 40-60 Tahun di Wilayah KerjaPuskesmas BungoroHubungan Antioksidan (Polifenol), Vitamin D, danDukungan Sosial terhadap Kejadian DM padaWanita Usia 40-60 Tahun di Wilayah KerjaPuskesmas Bungoro Aniela Amanda
Indonesian Journal of Science and Public Health Vol. 3 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : YICI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62084/ijsph.v3i1.40

Abstract

Data Dinas Kesehatan Prov.Sulawesi Selatan tahun 2020 bahwajumlah penderita DM sebesar 80.788 penderita, dan data dari Dinas Kesehatan Kab. Pangkep tahun 2022 penderita Diabetes Melitus sebesar 3.072 orang. Kejadian Diabetes Melitus pada wanita di Kec. Bungoro sebesar 254 orang. Menjaga kesehatan salah satunya mengonsumsi makanan yang mengandung banyak gizi khususnya polifenol dan Vitamin D. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antioksidan polifenol), vitamin d, dan dukungan sosial terhadap kejadian DM pada wanita usia 40-60 tahun di wilayah kerja puskesmas Bungoro Kab.Pangkep. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study dengan jumlah sampel 152 dan penentuan besar sampel menggunakan rumus Lemeshow. Teknik pengambilan sampel dengan cara Non-Probability Sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan Antioksidan (Polifenol) ρvalue 0,237 > α (0,05) dan Vitamin D ρvalue 0,816 > α (0,05) terhadap kejadian DM pada wanita usia 40-60 tahun di wilayah kerja puskesmas Bungoro Kab.Pangkep, dan terdapat juga ada hubungan yang signifikan terhadap dukungan sosial terhadap kejadian DM pada wanit ρvalue 0,005 ≤ α (0,05). Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada Masyarakat khususnya yang menderita DM (Diabetes Melitus) untuk lebih meningkatkan kualitas hidupnya, menjaga pola makan serta lebih sering untuk mengontrol gula darahnya.