This Author published in this journals
All Journal TAMPIASIH
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN INAYATULLAH Umi Solekah; Junawalia Mayang Sari; Mariyam
JURNAL TAMPIASIH Vol. 4 No. 2 (2026): Tampiasih Juli
Publisher : LPPM, Institut Teknologi dan Kesehatan Aspirasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja menjadi hal yang penting seiring dimulainya menstruasi pada masa pubertas, yang menuntut kemampuan menjaga kebersihan diri secara tepat agar terhindar dari gangguan pada organ reproduksi. Minimnya perhatian terhadap kebersihan diri saat menstruasi berpotensi memicu infeksi saluran reproduksi, khususnya pada remaja yang tinggal di lingkungan berasrama dengan ruang gerak dan fasilitas yang terbatas, seperti pondok pesantren. Studi ini disusun untuk menelaah keterkaitan antara tingkat pengetahuan dan praktik kebersihan diri saat menstruasi pada santriwati di Pondok Pesantren Inayatullah. Rancangan penelitian bersifat kuantitatif dengan pendekatan potong lintang (cross sectional). Seluruh santriwati yang telah mengalami menstruasi (84 orang) menjadi populasi penelitian, dan setelah menyesuaikan dengan kesediaan responden diperoleh 78 orang sebagai sampel melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah melalui pengujian validitas dan reliabilitas, dengan data dianalisis melalui pendekatan univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Temuan penelitian menunjukkan bahwa proporsi terbesar responden (48,7%) berada pada kategori pengetahuan kurang, sementara sebagian besar responden (67,9%) telah menikmati menstruasi dengan baik. Pengujian statistik Chi-Square menampilkan keterkaitan yang bermakna antara kedua variabel tersebut (p = 0,000). Dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan juga menentukan bagaimana remaja putri menanamkan kebersihan pribadi saat menstruasi. Pihak pengelola pesantren disarankan untuk secara berkala mengadakan penyuluhan kesehatan reproduksi guna memperbaiki pemahaman dan melakukan praktik kebersihan santriwati selama masa menstruasi. Kata kunci: Pengetahuan; perilaku; kebersihan pribadi; menstruasi; putri remaja