Riska Harist Hammami
Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Disfemisme dalam Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Karya Brian Khrisna: Sebuah Kajian Semantik: Analysis of Dysphemism in the Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati by Brian Khrisna: A Semantic Study Riska Harist Hammami; Nurul Fadhilah; A. Ma'ruf Annas
Al-Absah: Journal of Civilization, Language, Literature, and History Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Adab dan Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/absah.v1i1.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan disfemisme dalam novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Khrisna melalui kajian semantik. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan bentuk-bentuk disfemisme yang terdapat dalam teks. Data penelitian berupa kata dan frasa disfemisme yang diambil dari novel tersebut. Hasil penelitian ini terdapat 45 data penggunaan disfemisme dalam novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati. Hasil analisis menunjukkan bahwa disfemisme dalam novel ini terbagi menjadi dua kategori utama: kata dan frase. Disfemisme berbentuk kata terdiri dari 32 data, yang mencakup kata dasar dan kata berimbuhan, sedangkan disfemisme berbentuk frase berisi 13 data. Analisis dipilih beberapa data utama yang dianggap paling representatif, mengandung unsur kekasaran yang jelas, dan mencerminkan pola yang dapat ditemukan pula dalam data lainnya. Penggunaan disfemisme ini tidak hanya berfungsi sebagai ungkapan kasar, tetapi juga mencerminkan kritik sosial dan emosional yang mendalam terhadap kondisi kehidupan tokoh. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bahasa yang dapat digunakan untuk menyampaikan ideologi pesan dan menciptakan efek emosional yang kuat dalam sastra.
Analisis Pola, Fungsi, Kategori, dan Peran Sintaksis pada Kalimat Tunggal dalam Opini Mahasiswa di Koran Digital Solopos.com: Analysis of Patterns, Functions, Categories, and Syntactic Roles in Single Sentences in Student Opinions in the Solopos.com Digital Newspaper Riska Harist Hammami; Intan Titah Rahmahdani; Desy Asari
Al-Absah: Journal of Civilization, Language, Literature, and History Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Adab dan Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/alabsah.v2i1.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola, fungsi, kategori, dan peran sintaksis pada kalimat tunggal dalam opini karya mahasiswa yang dimuat di koran digital Solopos.com. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data berupa teks opini mahasiswa yang terbit pada Januari hingga April 2025. Data dikumpulkan dengan metode simak melalui teknik sadap dan catat, kemudian dianalisis menggunakan metode agih dengan teknik bagi unsur langsung (BUL) serta teknik lanjutan seperti ganti, perluas, dan ubah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat keragaman struktur sintaksis dalam kalimat-kalimat tersebut. Pola kalimat tunggal yang dominan adalah pola S+P+O. Penggunaan pola tersebut pada kalimat tunggal dalam kolom opini mahasiswa mempermudah pembaca untuk memahami pesan secara jelas dan lugas. Fungsi subjek paling banyak diisi oleh nomina dan frasa nominal, fungsi predikat oleh verba dan frasa verbal, objek oleh frasa nominal, dan keterangan oleh frasa preposisional. Kategori yang paling dominan adalah nomina, frasa nominal, dan verba. Peran sintaksis yang ditemukan mencerminkan makna semantis yang beragam, dengan peran pelaku paling sering muncul pada fungsi subjek dan peran tindakan dominan pada fungsi predikat. Hal ini menegaskan bahwa penggunaan kalimat tunggal dalam opini mahasiswa mendukung penyampaian gagasan secara efektif serta menunjukkan pentingnya pemahaman fungsi, kategori, dan peran sintaksis dalam menganalisis kualitas bahasa tulis jurnalistik. Saran untuk penelitian selanjutnya, penulis menyarankan agar analisis diperluas dengan mengkaji kalimat tunggal, majemuk, dan kompleks secara bersamaan dalam teks opini.