Erlin Atifah
Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Penggunaan Bahasa Prokem Pada Podcast Deddy Corbuzier: Kajian Sosiolinguistik : Analysis Of The Use Of Prokem Language In Deddy Corbuzier's Podcast: A Sociolinguistic Study Erlin Atifah
Al-Absah: Journal of Civilization, Language, Literature, and History Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Adab dan Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/alabsah.v1i2.29

Abstract

Bahasa prokem merupakan bahasa nonformal yang biasanya digunakan oleh kalangan remaja dan diadaptasi dari beberapa bahasa, terutama Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penggunaan bahasa prokem dalam vidio YouTube Deddy Corbuzier yang berjudul “Ibu Tiri Bareng Anak Tiri Kuliah Di UI, dan “Kuliah Gak Penting (Kasih Ortu Kalian Nonton)”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskripsi kualitatif berupa studi pustaka dan kegiatan yang dilakukan dengan cara mengumpulkan dan menganalisis data yang diperoleh dari transkip kata-kata yang diujarkan dalam vidio YouTube channel Deddy Corbuzier. Analisa data yang digunakan dalam prosses analisis penelitian ini yaitu menggunakan analisis gramatikal berupa menganalisis penggunaan tata bahasa dalam teks. Hasil penelitian menunjukan jika terdapat 45 data yang dijabarkan dalam 6 bentuk prokem dalam vidio YouTube Deddy Corbuzier yaitu: (1) Prokem berbentuk singkatan, (2) Prokem berbentuk akronim, (3) Prokem berbentuk reduplikasi, (4) Prokem berbentuk makna kiasan, (5) Prokem berbentuk kata yang memiliki makna baru, (6) Prokem berbentuk pengaruh bahasa Inggris. Bahasa prokem dapat berdampak positif apabila penutur mampu menyesuaikannya dengan situasi, kondisi, serta lawan tutur. Sebaliknya, bahasa prokem akan berdampak negatif apabila digunakan secara berlebihan dalam konteks resmi atau tanpa mempertimbangkan norma kesantunan berbahasa. Oleh karena itu, penting bagi generasi muda untuk memahami dan menerapkan kesantunan berbahasa dalam berbagai situasi komunikasi.