Siti Amaliyaturrodiyah SY SY
UIN Raden Mas Said

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

The Moderasi Beragama : Konsep Ajaran Hindu – Buddha Sebagai Dasar yang Membentuk Harmonisasi di Desa Bugisan Abad ke-9.: Religious Moderation: The Concept of Hindu-Buddhist Teachings as a Basis for Forming Harmonization in a 9th Century Bugisan Village. Siti Amaliyaturrodiyah SY SY
Al-Absah: Journal of Civilization, Language, Literature, and History Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Adab dan Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/alabsah.v2i1.36

Abstract

Penelitian ini membahas hubungan dua agama pada masa masa kerajaan Mataram Kuno di Desa Bugisan di Kecamatan Prambanan, Klaten, tepatnya disekitar komplek candi Plaosan. Dalam penilitian ini konsep ajaran Tri Hita Karana, Tat Twam Asi ajaran Hindu dan Kakacupama sutta ajaran Buddha menjadi objek kajian yang melatarbelakangi harmonisasi agama Hindu dan Buddha serta pengaruh perkembangan ajaran tersebut di Desa Bugisan era Mataram Kuno. Fokus kajian ini adalah untuk mengungkap beberapa hal yaitu diantaranya, Konsep Ajaran Hindu – Buddha masa Dinasti Syailendra dan Dinasti Sanjaya, Harmonisasi ajaran Hindu-Buddha, Harmonisasi Hindu-Buddha di Komplek Desa Bugisan Era Mataram Kuno. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajaran agama Tri Hita Karana, Tat Twam Asi dan Kakacupama sutta yang menekankan hubungan baik antara manusia, Tuhan, alam, kesabaran dan cinta kasih adalah kekuatan utama yang menciptakan hubungan harmonis agama Hindu-Buddha era Mataram Kuno khususnya di Desa Bugisan. Penilitian ini juga menunjukkan adanya peran alkulturasi dalam seni dan budaya untuk memperkuat persatuan antara masyarakat Hindu dan Buddha di era Mataram Kuno.