This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agrotan
Andi Nur Imran
Program Studi Agroteknologi, STIPER YAPIM Maros

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK URINE KELINCI TERHADAP PRODUKSI TANAMAN CABAI MERAH DI KABUPATEN MAROS: Effect of Application of Rabbit Urine Fertilizer on the Production of Red Chili Plant in Maros Regency Andi Nur Imran
Jurnal Agrotan Vol. 2 No. 02 (2016): September 2016
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Urin kelinci dapat dijadikan sebagai pupuk cair organik yang sangat bermanfaat untuk tanaman. Pupuk cair lebih mudah dimanfaatkan tanaman karena unsur-unsur di dalamnya mudah terurai sehingga manfaatnya lebih cepat terasa. Tinja segar kelinci dapat menjadi bahan baku untuk biodigester yang digunakan untuk menghasilkan gas dan efluen untuk meningkatkan hasil panen serta digunakan oleh cacing tanah untuk meningkatkan produksi kascing sebagai pupuk organik. Tujuan Penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui pengaruh pemberiaan pupuk urine kelinci terhadap produksi tanaman cabai merah, 2) untuk mengetahui konsentrasi pemberiaan pupuk urine kelinci yang memberikan produksi tertinggi pada tanaman cabai. Penelitian ini dilaksanakan di UPTD Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulawesi Selatan, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, dengan waktu Pelaksanaan penelitian dilakukan pada bulan Maret hingga Juli 2016. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak kelompok (RAK) dengan tujuh perlakuan konsentrasi, dimana masing-masing perlakuan diulang 3 kali, sehingga terdapat 18 unit pengamatan. Apabila hasil analisis menunjukkan signifikan maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf a = 0,05. Hasil penelitian bahwa 1) jumlah bunga pada tanaman cabai merah untuk pemberian pupuk urine kelinci berpengaruh sangat nyata pada perlakuan pupuk urin kelinci dengan konsentrasi 12 ml/liter (P2), 2) jumlah buah tanaman cabai merah pada pemberian pupuk urin kelinci berpengaruh nyata pada perlakuan pupuk urin kelinci konsentrasi 12 ml/liter (P2), 3) panjang buah tanaman cabai merah untuk pemberian pupuk urin kelinci berpengaruh sangat nyata terhadap panjang buah tanaman cabai merah pada pada perlakuan pupuk urin kelinci konsentrasi 12 ml/liter (P2), 4) bobot buah per pohon tanaman untuk pemberian pupuk urin kelinci berpengaruh nyata terhadap bobot buah per tanaman cabai merah pada perlakuan pupuk urin kelinci konsentrasi 12 ml/liter (P2).
PENGARUH BERBAGAI MEDIA TANAM DAN PEMBERIAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR (POC) BIO-SLURRY TERHADAP PRODUKSI TANAMAN MELON (Cucumis melo L.): Effect of Various Plant Media and Application of Bio-slurry Liquid Organic Fertilizer Concentration on Melon Plant Production (Cucumis melo L.) Andi Nur Imran
Jurnal Agrotan Vol. 3 No. 01 (2017): Maret 2017
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu usaha untuk peningkatan produksi tanaman melon dapat dilakukan dengan pengunaan pupuk organik dimana tanaman melon memerlukan persyaratan tumbuh antara lain tanah subur, gembur banyak mengadung bahan organik , dan ph tanah mendekati netral (6-6,8) (samadi, 2010). Kombinasi media tumbuh + pupuk kandang + pasir merupakan suatu media yang ideal,utamanya untuk media pembibitan karena masing-masing media mempunyai sifat fisik yang berbeda-beda, sehingga dibutuhkan suatu komposisi media yang ideal. Tujuan Penelitian adalah 1) Untuk mengetahui kombinasi media tanam yang paling berpengaruh terhadap produksi tanaman melon, 2) Untuk mengetahui konsentrrasi pupuk organik cair yang paling berpengaruh terhadap produksi tanaman melon, 3) Untuk mengetahui interaksi media tanam dan pupuk organik cair yang berpengaruh paling baik pada produksi tanaman melon. Penelitian dilaksanakan di kelurahan Leang - Leang, Kec. Bantimurung, Kab. Maros pada bulan Februari sampai Juli 2015. Penelitian ini mengunakan Rancangan factorial dua faktor yang disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Konsentrasi pupuk organik cair 15 ml/liter air memberikan pengaruh terbaik, hasil tertinggi dan nyata pada parameter pertumbuhan yaitu panjang sulur, jumlah daun dan parameter produksi yaitu diameter buah, berat buah pada tanaman melon, 2) Media tanam Tanah+Arang sekam memberikan pengaruh terbaik, hasil tertinggi dan nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman melon. 3) Interaksi antara konsentrasi pupuk organik cair 15 ml.l-1 air dan Media tanam Tanah+Arang sekam memberikan pengaruh terbaik, hasil tertinggi dan nyata terhadap komponen pada rata-rata panjang sulur tanaman (55.27cm), rata-rata jumlah daun tanaman (26,00) helai, rata-rata diameter buah (14.75 cm), rata-rata berat buah( 1,83 kg ).
PENGARUH PEMBERIAAN BERBAGAI JENIS PUPUK KANDANG TERHADAP HASIL PRODUKSI TANAMAN KACANG PANJANG DI KABUPATEN MAROS: Application of Various Manure Types on Production of Long Bean in Maros Regency Andi Nur Imran
Jurnal Agrotan Vol. 3 No. 02 (2017): September 2017
Publisher : Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu nutrisi bagi tumbuhan adalah pupuk kandang. Pupuk kandang bisa memperbaiki struktur tanah sehingga pertumbuhan tanaman bisa optimal.Penggunaan pupuk organik dari sisa-sisa tanaman, hewan dan manusia merupakan bahan yang sangat penting dalam upaya memperbaiki kesuburan tanah karena dengan penggunaan pupuk organik secara terus-menerus dalam rentang waktu tertentu akan menjadikan kualitas tanah lebih baik dibanding pupuk anorganik, termasuk tanaman kacang panjang.Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui pengaruh pemberiaan berbagai pupuk kandang terhadap produksi tanaman kacang panjang (Vigna sinensis L.), 2) untuk mengetahui jenis pupuk kandang yang paling baik yang mempengaruhi produksi tanaman kacang panjang (Vigna sinensis L). Penelitian ini akan dilaksanakan sejak Januari sampai dengan April 2016 yang bertempat di Jawijawi Desa Minasabaji Kecamatan Bantimurung Kabupaten Maros. Dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 kali ulangan sehingga jumlah keseluruhan pertanaman adalah sebanyak 16. Apabila hasil analisis menunjukan signifikan maka di lanjutkan dengan uji beda nyata (BNT).Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) perlakuan pupuk kandang dan interaksinya berpengaruh tidak nyata terhadap rata-rata jumlah bunga pada tanaman kacang panjang dan perlakuan pupuk kandang kotoran sapi (F4) dengan konsentrasi 1 kg memperlihatkan jumlah bunga paling banyak yaitu 7,85 lembar. Sedangkan pada perlakuan kontrol (F1) memperlihatkan jumlah bunga pada tanaman kacang panjang yang paling sedikit yaitu 5,00. 2) pemberian pupuk kandang dan memberikan pengaruh tidak nyata terhadap panjang polong tanaman kacang panjang dan perlakuan pupuk kandang kotoran itik (F3) dengan konsentrasi 1 kg memperlihatkan panjang polong tanaman kacang panjang yang paling panjang yaitu 112,80 cm. Sedangkan pada perlakuan kontrol (F1) menunjukkan panjang polong yang paling pendek yaitu 98,80 cm. 3) perlakuan pupuk kandang dan konsentrasinya berpengaruh tidak nyata terhadap rata-rata berat polong per tanaman kacang panjang dan bahwa bobot polong perpohon -1 pada tanaman kacang panjang yang terberat adalah tanaman yang menggunakan pupuk kandang kotoran itik (F3) dengan konsentrasi 1 kg yaitu 2,88 (kg) dan yang paling ringan adalah tanaman kontrol (F1) yang tidak mempunyai konsentrasi apapun yaitu 1,20 (kg).