M. Faris Al Faruq
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Harmonisasi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan: Implementasi Program Pendidikan Kepemimpinan Lintas Agama (PKL) dan Kehidupan Berorganisasi di Kampus untuk Semua Kalangan Farid Eka Saputra; Muhammad Farhan Musyaffa; Fajar Juni Widyanto; Reyyaldi Aprilsa Pratama; Syamaidar Daniswara Mahmudi; M. Faris Al Faruq
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan 2024: Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuham
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Harmonisasi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan menjadi esensi dalam mengembangkan kehidupan beragama yang inklusif di lingkungan kampus. Penelitian ini mengeksplorasi implementasi Program Pendidikan Kepemimpinan Lintas Agama (PKL) dan kehidupan berorganisasi sebagai sarana untuk mencapai tujuan tersebut. Melalui analisis kualitatif dan studi kasus, penelitian ini mengungkapkan beragam strategi yang digunakan dalam mengintegrasikan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam konteks pendidikan dan kehidupan organisasi di kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKL dapat menjadi platform efektif untuk memfasilitasi dialog antaragama dan mempromosikan kerjasama lintas kepercayaan. Selain itu, kehidupan berorganisasi di kampus juga memainkan peran penting dalam memperkuat pemahaman akan pluralitas agama dan budaya. Dengan menerapkan pendekatan inklusif dan berbasis nilainilai keadilan serta toleransi, kampus dapat menjadi wahana yang memperkuat hubungan antarumat beragama. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman tentang pentingnya harmonisasi antara Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam konteks pendidikan tinggi. Implikasi praktis dari penelitian ini mencakup pengembangan program pendidikan yang lebih inklusif dan berorientasi pada nilai-nilai keagamaan, serta peningkatan pemahaman akan pluralisme agama di kalangan mahasiswa dan staf kampus. Kesimpulannya, integrasi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan melalui PKL dan kehidupan berorganisasi di kampus dapat menjadi landasan yang kokoh dalam membangun masyarakat kampus yang beragam dan inklusif.
Harmonisasi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan: Implementasi Program Pendidikan Kepemimpinan Lintas Agama (PKL) dan Kehidupan Berorganisasi di Kampus untuk Semua Kalangan Farid Eka Saputra; Muhammad Farhan Musyaffa; Fajar Juni Widyanto; Reyyaldi Aprilsa Pratama; Syamaidar Danis; M. Faris Al Faruq
Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan 2025: Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuham
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Harmonisasi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan menjadi esensi dalam mengembangkan kehidupan beragama yang inklusif di lingkungan kampus. Penelitian ini mengeksplorasi implementasi Program Pendidikan Kepemimpinan Lintas Agama (PKL) dan kehidupan berorganisasi sebagai sarana untuk mencapai tujuan tersebut. Melalui analisis kualitatif dan studi kasus, penelitian ini mengungkapkan beragam strategi yang digunakan dalam mengintegrasikan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam konteks pendidikan dan kehidupan organisasi di kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKL dapat menjadi platform efektif untuk memfasilitasi dialog antaragama dan mempromosikan kerjasama lintas kepercayaan. Selain itu, kehidupan berorganisasi di kampus juga memainkan peran penting dalam memperkuat pemahaman akan pluralitas agama dan budaya. Dengan menerapkan pendekatan inklusif dan berbasis nilai-nilai keadilan serta toleransi, kampus dapat menjadi wahana yang memperkuat hubungan antarumat beragama. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman tentang pentingnya harmonisasi antara Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam konteks pendidikan tinggi. Implikasi praktis dari penelitian ini mencakup pengembangan program pendidikan yang lebih inklusif dan berorientasi pada nilai-nilai keagamaan, serta peningkatan pemahaman akan pluralisme agama di kalangan mahasiswa dan staf kampus. Kesimpulannya, integrasi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan melalui PKL dan kehidupan berorganisasi di kampus dapat menjadi landasan yang kokoh dalam membangun masyarakat kampus yang beragam dan inklusif.