Beta Amalia Nur Fajrin
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Keadilan Bank dalam Bertransaksi: Hubungan dengan Likuiditas, Profitabilitas terhadap Kinerja Bank Ryan Afjune Supriyanto Putra; Lelya Cahya Mufidati; Syawalia Aziza; Beta Amalia Nur Fajrin; Vella Putri Anjani; Diana Setiawati
Prosiding Seminar Nasional Program Doktor Ilmu Hukum 2023: Prosiding Seminar Nasional Program Doktor Ilmu Hukum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbankan memainkan peran yang sangat penting dalam menghubungkan perekonomian dengan masyarakat. Keadilan dalam transaksi perbankan adalah elemen kunci untuk memastikan kepercayaan dan stabilitas sistem keuangan secara keseluruhan. Tujuan penelitian untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang keadilan bank dalam konteks transaksi perbankan dan bagaimana hal ini dapat berkontribusi pada peningkatan keadilan bank secara keseluruhan. Dalam hal memperoleh pengetahuan yang diperlukan, penelitian ini berfokus pada ilmu hukum normatif karena dalam penelitian ini memandang konsep hukum sebagai norma positif dalam sistem hukum nasional, Pada penelitian juga dilakukan penafsiran terhadap asas hukum yang berlaku dan berkembang pada hukum persaingan usaha karena asas hukum merupakan unsur ideal dari hukum, didukung dengan berbagai literatur yang masih relevan dengan judul artikel ini. Lembaga keuangan, baik bank maupun non-bank, memainkan peran penting dalam mendistribusikan keadilan sosial di masyarakat. Penerapan prinsip dan peran keadilan dan tanggung jawab sosial sangat penting bagi lembaga keuangan karena memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap mereka dan mendorong stabilitas keberlanjutan sistem keuangan keseluruhan. Hal ini berkaitan dengan fungsi lembaga keuangan sebagai perantara dalam mekanisme pembayaran antar pelaku ekonomi, penyedia dana bagi yang membutuhkan, dan pengurangan risiko bagi deposan.Prinsip keadilan dan tanggung jawab bank dan lembaga keuangan non-bank berpotensi untuk mencapai keadilan sosial di masyarakat.
Effectiveness of Divorce Case Resolution through Mediation: Case Study at Boyolali Religious Court Beta Amalia Nur Fajrin; Diana Setiawati
Proceeding International Conference Restructuring and Transforming Law Vol. 4 No. 1 (2025): Proceeding International Conference Restructuring and Transforming Law
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mediation is a process that the parties must go through during the process of resolving a divorce case before the parties proceed with the case to the trial table. The parties must go through this mediation stage first. So, in an effort to increase the success of mediation, the Supreme Court implemented Supreme Court Regulation no. 1 of 2016 which contains related Mediation Procedures in Court. The research method that the author uses is a quantitative research method. By using data sources consisting of primary data, secondary data in the form of primary, secondary and tertiary legal materials, the primary data used in this research is data obtained directly from the field. The aim of this research is to understand the effectiveness of mediation in resolving divorce cases, and as evaluation material it is necessary to find out what can be supporting and inhibiting factors for the success of mediation. The results of research at the Boyolali Religious Court that mediation in resolving divorce cases has been effective is proven by the success rate of mediation in resolving divorce cases increasing in 2022 and 2024. However, there are still many factors that hinder the success of mediation, such as the strong desire of the parties to divorce, besides that there are also supporting factors in the form of family support for the parties to reconcile. Mediation in Divorce Cases at the Boyolali Religious Court has succeeded in reducing the divorce rate by 39.35% in 2024.