Agung Priatmaja
RSJD dr. Arif Zainuddin Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Seorang Wanita 72 Tahun dengan Gangguan Skizoafektif Tipe Manik Woro Puspita Gati; Agung Priatmaja
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan skizoafektif adalah gangguan kejiwaan yang ditandai dengan adanya kompleks skizofrenia secara simultan dan gangguan mood yang jelas. Setidaknya satu dari gejala khas skizofrenia harus ada dalam episode yang sama. Dilaporkan seorang perempuan berusia 72 tahun dibawa ke RSJD Surakarta dikarenakan pasien mengamuk dan merusak barang di pasar. Pemeriksaan status mental didapatkan pembicaraannya Logorrhea dan artikulasi yang kadang kurang jelas, mood elasi, afek luas. Terdapat halusinasi visual dan taktil, arus pikir flight of idea, isi pikir misidentifikasi. Orientasi orang dan tempat terganggu, daya ingat jangka panjang dan kemampuan visuospasial terganggu, perhatian mudah teralih, penilaian realita terganggu dan pasien tidak mampu mengartikan peribahasa sederhana. Pada pemeriksaan status interna didapatkan dalam batas normal. Pasien ini menerima setidaknya satu terapi yang mencakup pengembangan keterampilan sosial dan rehabilitasi kognitif saat menerima terapi obat yaitu farmakoterapi pasien diberikan Quetiapin furamat 1x400 mg dipertimbangkan peningkatan dosis berdasarkan tanda dan gejala yang ditemukan, Trihexyphenidil 2x1 mg bila terjadi efek samping EPS, Chlorpromazine tablet 100 mg 2x1, Asam Valproat 1 x 500 mg.
Seorang Laki-Laki Berusia 32 Tahun dengan Skizofrenia Paranoid Nourma Fatmala Putri; Agung Priatmaja
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diagnosis skizofrenia paranoid ditegakkan berdasarkan kriteria diagnostik PPDGJ III, yaitu dengan terpenuhinyai kriteria skizofrenia dan meningkatnya gejala halusinasi serta waham. Gangguan ini mengganggu fungsi pekerjaan dan interaksi sosial. Faktor pemicu skizofrenia antara lain genetik, usia, jenis kelamin, pekerjaan, status perkawinan, konflik keluarga, dan ekonomi. Tn. N, 32 tahun datang diantar keluarganya karena mengamuk dan ingin membunuh ayahnya dengan pisau. Pasien sering melihat Jayabaya, mahluk halus seperti pocong, dan bayangan manusia berwarna hitam, pasien merasa dirinya dirasuki banyak sukma orang lain termasuk ayahnya yang mana sukma tersebut berkomentar dengan apa yang dilakukan pasien, terkadang menyuruh untuk melakukan sesuatu, dan menertawakan pasien. Status psikiatri penampilan sesuai dengan jenis kelamin dan usianya, perawatan diri baik, mood eutimia, afek sempit, halusinasi visual dan auditorik, isi pikir waham dikendalikan, bentuk pikir non realistik, arus pikir flight of idea, tilikan derajat 1, dan taraf kepercayaan dapat dipercaya. Pasien didiagnosis skizofrenia paranoid dan terapi dilakukan rawat inap, pemberian risperidone 2x2 mg, CBT, psikoedukasi, intervensi keluarga.