Sri Rahayu Rendra Amiliya
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Pendekatan Kedokteran Keluarga pada Wanita Usia 49 Tahun dengan Abses Diabetes Melitus Siti Zulfatul Afifah; Idoviari Putriyantiwi; Sri Rahayu Rendra Amiliya; Stefi Meidiana; Burhannudin Ichsan
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ny. S mengeluhkan tungkai kaki kanannya bengkak bernanah, keluhan tersebut dirasakan pasien sejak 1 bulan. Keluhan kaki bengkak sudah dirasakan beberapa hari setelah menjahit tetapi pasien tetap menggunakan kaki nya untuk menjahit sehingga lama kelamaan bengkak semakin membesar dan menghitam sehingga mengganggu kegiatan sehari-hari pasien, Keluhan pasien dirasakan terus-menerus tidak berkurang dengan minum obat penghilang nyeri ataupun dalam kondisi istirahat. Keluhan tersebut dirasa memberat saat digunakan untuk beraktifitas dan saat posisi kaki digantung, keluhan terasa ringan saat kaki pasien diluruskan. Sebelum ke puskesmas pasien sudah memeriksakan keluhannya ke perawat terdekat, tetapi keluhan belum membaik. Pemeriksaan Status lokalis : terdapat oedem di regio calcaneal dekstra diameter kurang lebih 5 cm, kemerahan (+), kehitaman (+), nanah (+), darah (-), suhu lebih hangat dari daerah sekitarnya. Pada penilaian fungsi fisiologis dengan menggunakan Family APGAR Score didapatkan didapatkan bahwa nilai fisiologis keluarga Ny. S adalah 10, Tn. H adalah 10, dan Sdr. R adalah 10. Maka dapat disimpulkan nilai fisiologis Ny. S adalah keluarga sehat. Intervensi yang diberikan adalah terapi farmakologi dari Puskesmas, dan dari tim penulis, memberikan edukasi tentang pentingnya rutin minum obat, dan membuat program diet seimbang.
Anak Laki-Laki Usia 12 Tahun dengan Demam Tifoid: Laporan Kasus Sri Rahayu Rendra Amiliya; Siti Arifatus Saroh
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bakteri Salmonella typhi menyebabkan demam tifoid, suatu penyakit infeksi sistemik yang bersifat akut. Di negara-negara berkembang, kondisi sanitasi yang buruk menyebabkan penyakit ini lebih umum. Di seluruh dunia, diperkirakan terdapat sekitar 21 juta kasus demam tifoid setiap tahun, dengan 128.000–161.000 kematian. Demam, kelelahan, dan nyeri perut adalah gejala umum. Pemeriksaan kultur seringkali jarang dilakukan, meskipun dianggap sebagai standar emas untuk diagnosis demam tifoid. Pilihan pertama untuk pengobatan demam tifoid adalah kloramfenikol. Dalam satu kasus, seorang pria berusia 12 tahun mengalami demam yang naik turun selama sebelas hari terakhir. Dia mengalami gejala seperti pusing, muntah, kelemahan, dan nyeri di bagian atas perut. Penulis akan membahas karakteristik, diagnosis, dan pengobatan kasus demam tifoid.