Dewi Masithoh
Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Pelaksanaan Program Pengendalian Hipertensi oleh Puskesmas di Indonesia: Literatur Review Dewi Masithoh
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia yang membutuhkan penanganan komprehensif. Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama memiliki peran penting dalam program pengendalian hipertensi. Evaluasi terhadap pelaksanaan program ini penting untuk mengetahui efektivitas dan kendala yang dihadapi.Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pengendalian hipertensi oleh Puskesmas di Indonesia melalui tinjauan literatur. Metode penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis artikel-artikel ilmiah yang relevan dari database seperti Google Scholar. Artikel yang dipilih adalah yang memuat evaluasi program pengendalian hipertensi oleh Puskesmas di Indonesia yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir. Dari hasil review, ditemukan bahwa pelaksanaan program pengendalian hipertensi di Puskesmas masih menghadapi beberapa kendala, seperti kurangnya sumber daya manusia, keterbatasan fasilitas, dan rendahnya tingkat kesadaran masyarakat. Namun, beberapa Puskesmas telah menunjukkan keberhasilan dalam menurunkan prevalensi hipertensi melalui program-program inovatif dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Evaluasi menunjukkan bahwa meskipun terdapat berbagai tantangan, program pengendalian hipertensi di Puskesmas dapat berjalan efektif dengan dukungan yang memadai. Peningkatan sumber daya dan edukasi kepada masyarakat perlu ditingkatkan untuk mencapai hasil yang lebih optimal.