Luthfiana Ikke Ardiyanita Aswari
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Kualitatif: Implementasi PKPR dalam Pencegahan Anemia pada Remaja Puskesmas Purwosari Surakarta Luthfiana Ikke Ardiyanita Aswari; Izzatul Arifah
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi permasalahan kesehatan yang berdampak terhadap kualitas hidup dan produktivitas, sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi layanan PKPR dalam pencegahan anemia di Puskesmas Purwosari, Kota Surakarta dengan metode kualitatif deskriptif pendekatan studi kasus, yang melibatkan 1 orang Kepala Puskesmas, 1 orang penanggung jawab Program PKPR, 1 orang pelaksana Program PKPR, 8 orang guru, 10 orang remaja putri peserta PKPR di sekolah, serta 5 orang remaja putri peserta posyandu sebagai informan triangulasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dan telaah dokumen, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek input, program PKPR telah didukung oleh sumber daya manusia, kebijakan, dan sarana prasarana, namun masih terbatas dalam pemerataan pelatihan, perencanaan SDM, dan ketersediaan SOP. Pada aspek proses, kegiatan skrining anemia, edukasi kesehatan, konseling, dan pemberian tablet tambah darah telah dilaksanakan, tetapi belum optimal karena belum merata, tidak konsisten, dan belum disertai sistem pemantauan yang jelas, serta diperkuat oleh terbatasnya pendampingan, lemahnya koordinasi lintas sektor, dan rendahnya partisipasi remaja. Pada aspek output, cakupan skrining, kepatuhan konsumsi TTD, dan perubahan perilaku gizi belum mencapai target. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PKPR telah berjalan, namun belum optimal, sehingga diperlukan penguatan kapasitas SDM, perbaikan tata kelola program, dan peningkatan kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan efektivitas pencegahan anemia pada remaja putri.