Riza Mazidu Sholihin
RSUD dr. Harjono S.

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Uretrolithiasis pada Pria Berusia 51 Tahun dengan Retensi Urin Fena Auliany; Riza Mazidu Sholihin
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Apgar)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: kasus retensi urin akut sangat sering dijumpai di Unit Gawat Darurat (UGD). Penyebabnya antara lain adalah pembesaran prostat jinak (Benign prostat hypertrophy/BPH), Striktur uretra dan batu uretra. Insiden batu uretra dilaporkan 7 per 100.000 orang, yang didominasi oleh laki-laki. Laporan Kasus: Seorang pria berusia 51 tahun mengalami keluhan miksi yang menetes sejak 1 minggu yang lalu. Pasien mengeluhkan nyeri saat buang air kecil. Selain itu pasien juga mengeluh adanya benjolan pada daerah penis. Status urologi pada genitalia eksterna didapatkan batu yang nampak di (Meatus uretra eksterna/MUE), nyeri tekan (+) dan teraba keras didaerah MUE. Hasil foto polos abdomen dan pelvis tampak bayangan radioopaqe yang terproyeksi di uretra anterior. Tatalaksana: Dilakukan dorsal meatotomi dengan anestesi lokal. Di dapatkan batu ukuran 2x1 cm, kemudian luka di jahit untuk kontrol perdarahan. Pasca operasi di berikan obat minum antibiotik dan antiyeri Kesimpulan: Retensi urine akut merupakan kedaruratan urologi yang harus segera ditangani sesuai dengan penyebabnya. Tindakan dorsal meatotomi pada kasus retensi urine akut akibat batu uretra bisa dilakukan dengan anestesi lokal.
Seorang Anak Laki-Laki 7 Tahun dengan Keluhan Sulit Buang Air Kecil Mellisa Kusuma; Riza Mazidu Sholihin
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Apgar)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Retensi urin pada anak adalah entitas yang langka dengan hanya sedikit literatur tentang etiologinya. Balanoposthitis adalah peradangan yang mempengaruhi glans penis dan preputium. Prevalensi pada laki-laki dari segala usia adalah antara 12% sampai 20%. Balanoposthitis menimbulkan manifestasi nyeri dan iritasi pada preputium dan glans penis, tenderness, edema, gatal, area kulit mengkilap, kotoran berbau busuk (smegma) di bawah preputium, nyeri saat buang air kecil atau ejakulasi, perubahan warna (merah, ungu atau sedikit lebih gelap dari warna kulit biasanya) yang mungkin terlihat seperti ruam, luka atau lesi di kepala penis. Pada kasus ini, anak laki-laki berumur 7 tahun masuk rumah sakit dengan keluhan sulit buang air kecil disertai nyeri saat hendak berkemih, nyeri hilang timbul. Pasien belum pernah mengalami keluhan serupa. Pasien belum pernah disunat. Pemeriksaan fisik pada genetalia eksterna didapatkan edema, eritem, nyeri tekan. Berdasarkan hasil anamnesis, pemeriksaan fisik, keluhan pasien ini mengarah kepada balanoposthitis. Penatalaksanaan kasus ini diberikan medikamentosa.
Skrotum Membesar pada Seorang Laki-Laki 16 Tahun: Laporan Kasus Syahqur Elang Baqdwi; Riza Mazidu Sholihin
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Apgar)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidrokel adalah akumulasi cairan dalam selaput yang membungkus testis yang menyebabkan pembengkakan lunak pada salah satu testis. Sekitar 10% bayi baru lahir mengalami hidrokel, dan umumnya akan hilang sendiri dalam tahun pertama kehidupan. Biasanya tidak terasa nyeri dan jarang membahayakan sehingga tidak membutuhkan pengobatan segera. Pada orang dewasa, hidrokel bisa berasal dari proses radang atau cedera pada skrotum. Ultrasonografi skrotum wajib pada testis yang tidak teraba untuk menyingkirkan massa padat testis subtending yang membutuhkan eksplorasi.Pasien laki-laki usia 16 tahun datang dengan keluhan skrotum membesar sejak 3 bulan yang lalu,tidak nyeri, ukuran sktorum menetap tidak dipengaruhi perubahan posisi, pada pemeriksaan didapatkan transluminasi dan pemeriksaan USG didapatkan cairan bebas pada hemiscrotum sinistra.Pasien tersebut didiagnosis hidrokel testis sinistra dan dilakukan tindakan hidroceletomy.