Titian Rakhma
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Seorang Wanita 65 Tahun dengan Fahr Disease Nadia Shafira Dahani; Lissiani Candra; Titian Rakhma
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Apgar)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang:Fahr Disease merupakan kelainan neurogeneratif yang sangat langka yang dikarakteristikkan dengan adanya deposit kalsium abnormal bilateral idiopatik di ganglia basalis yang ditandai dengan perubahan metabolik, biokimia, neuroradiologis, dan neuropsikiatri. Kasus:seorang perempuan usia 65 tahun datang ke IGD RSUD dr. Sayidiman Magetan pada tanggal 29 Agustus 2023 dengan keluhan tangan dan kaki kanan pasien lemas dan kesemutan disertai dengan serangan kontraksi otot klonik umum secara tiba-tiba. Riwayat kesehatannya menunjukkan adanya gangguan kognitif progresif. Pemeriksaan laboratorium menunjukan hiperkolesterolemia dan hiperuresemia. Pencitraan CT otak tanpa kontras menunjukkan kalsifikasi padat simetris bilateral di ganglia basalis dan serebellum. Diskusi: riwayat penyakit hipertensi yang tidak terkontrol disertai dengan anomali anatomi, seperti sistem arteri yang berliku-liku atau menyempit yang menyuplai ganglia basalis, dapat menjadi sebuah penyebab aliran darah rendah sampai subsequent serta kalsifikasi struktur yang terkait. Pemeriksaan Ct Scan kepala didapatkan gambaran hiperdens simetris bilateral pada ganglia basalis dan dapat meluas ke struktur disekitarnya secara bilateral. Kesimpulan: telah dilaporkan pasien wanita yang didiagnosis fahr disease dengan gejala yang sering disalah artikan sebagai penyakit psikiatri primer dikarenakan umumnya pasien datang dengan keluhan subklinis yang menyebabkan tatalaksana kurang tepat.
Capsulitis Adhesiva sebagai Penyebab Nyeri dan Keterbatasan Gerak: Laporan Kasus Rahma Ghaida; Titian Rakhma
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gastro
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Capsulitis adhesiva atau frozen shoulder merupakan proses patologis pada jaringan ikat sendi glenohumeral berupa inflamasi dan adhesi kapsul yang menyebabkan nyeri serta keterbatasan gerak sendi bahu. Kondisi ini dapat bersifat primer atau sekunder akibat cedera, imobilisasi, maupun pascatindakan operatif, serta berkembang melalui fase freezing, adhesive, dan resolusi. Laporan kasus ini bertujuan untuk menggambarkan manifestasi klinis, penegakan diagnosis, dan penatalaksanaan capsulitis adhesiva bahu kanan. Laporan kasus pada seorang perempuan berusia 62 tahun dengan keluhan nyeri bahu kanan sejak tiga bulan disertai keterbatasan gerak. Data dikumpulkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik umum, status lokalis dan neurologis, uji provokasi bahu, serta pemeriksaan penunjang radiologis, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Pasien mengalami nyeri bahu kanan dengan skor Visual Analog Scale (VAS) 4-5, disertai nyeri tekan, spasme otot, krepitasi, dan keterbatasan hampir seluruh rentang gerak aktif dan pasif. Beberapa tes provokasi bahu menunjukkan hasil positif parsial yang mendukung diagnosis capsulitis adhesiva bahu kanan. Diagnosis capsulitis adhesiva dapat ditegakkan melalui evaluasi klinis yang komprehensif sehingga tatalaksana dapat diberikan secara tepat untuk memperbaiki fungsi bahu dan kualitas hidup pasien.