Mohamad Ananto Cahyoajibroto
RSUD dr. Sayidiman

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Seorang Laki-Laki Usia 41 Tahun dengan Melena ec Ruptur Varises Esofagus: Laporan Kasus Shafira Nurul Amalia; Mohamad Ananto Cahyoajibroto
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Apgar)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melena adalah kondisi terjadinya perubahan feses yang lengket dan hitam seperti aspal (ter) dengan bau busuk dan perdarahannya sejumlah 50-100 ml atau lebih, melena ini menunjukkan perdarahan SCBA ( Saluran Cerna Bagian Atas ), salah satu penyebab melena berasal dari kelainan esofagus, gaster, dan duodenum. Dalam kasus ini, seorang laki - laki 41 tahun datang ke IGD dengan keluhan BAB hitam disertai pusing ,mual, muntah makanan, perut kembung, nyeri pada ulu hati dan BAK berwarna seperti teh. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran compos mentis, tekanan darah 107/53 mmHg, nadi 103 kali/menit , dan saturasi oksigen 95 %. Diketahui pasien memiliki riwayat hematemesis dan melena satu bulan yang lalu. Dan pada pemeriksaan esofagogastroduodenoskopi (EGD) didapatkan hasil varises esofagus grade III dan gastropati hipertensi porta. Berdasarkan hasil laboratorium menunjukkan HB 7,7 g/dl , HBsAg reaktif, SGOT 492 U/L, SGPT 206 U/L. Terapi yang diberikan berupa terapi kausatif, suportif dan simtomatis.
Seorang Wanita 56 Tahun dengan Diare Kronik Susp. Kolitis Ulseratif Yesya Melin Merari; Mohamad Ananto Cahyoajibroto
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Apgar)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kolitis adalah peradangan akut atau kronik pada kolon yang dapat disebabkan oleh berbagai penyakit baik akibat infeksi maupun non-infeksi. Secara umum kolitis masuk ke dalam Inflammatory bowel yaitu penyakit inflamasi kronik yang melibatkan saluran cerna, bersifat remisi dan relaps/kambuhan. Jenis Inflammatory bowel disease lainnya yaitu Crohn disease dan Inflammatory bowel disease type unclassified (indeterminate colitis). Gejala kolitis tergantung pada luas dan beratnya inflamasi yang terjadi. Perdarahan rektal yang nyata dan tenesmus selalu ada, dan dapat menjadi satu-satunya gejala pada pasien dengan proktitis saja. Apabila kolon proksimal telah terlibat, terdapat keluhan diare dan nyeri perut. Mual dan penurunan berat badan menunjukkan penyakit yang lebih berat. Pemberian antibiotik misalnya metronidazole dosis terbagi 1500 – 3000 mg per hari dikatakan cukup bermanfaat menurunkan derajat aktivitas penyakit. Antibiotik diberikan dengan latar belakang bahwa salah satu agen proinflamasi disebabkan oleh bakteri intraluminal.