Budi Yuwono
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Seorang Pria Usia 74 Tahun dengan CKR, Vulnus Laceratum dan Varises: Laporan Kasus Azahra Khansa Muza; Budi Yuwono
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2025: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Trabec
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Varises ini merupakan suatu manifestasi dari sindrom insufisiensi vena dimana pada sindrom ini aliran darah dalam vena mengalami aliran retrograde atau aliran balik menuju tungkai yang kemudian mengalami kongesti. Angka kejadian varises di Indonesia saat ini diperkirakan sekitar 25% sampai 30% pada wanita dan 10% sampai 20% pada pria. Dilaporkan pada salah satu kasus pada seorang pria usia 74 tahun dengan keluhan keluhan nyeri pada luka robek di kepala sebelah kanan post KLL, pusing dan nyeri pada tungkai bawah. Pasien terdiagnosis CKR, vulnus laceratum dan varises dari anamnesis, pemeriksaan fisik, dan penunjang. Pada pemeriksaan fisik berupa inspeksi didapatkan vulnus laceratum regio temporo occipital dextra dan vena yang menonjol dan berkelok-kelok. Pada palpasi didapatkan keaadan vena yang abnormal dengan ukuran 6 cm pada tungkai dextra dan 3 cm pada tungkai sinistra. Pada pemeriksaan penunjang CT scan didapatkan soft tissue swelling extracranial ringan regio parietalis dextra dan infarct kecil di centrum semiovale sinistra. Tatalaksana yang diberikan infus asering 20 tpm, injeksi antalgin 1 gr/12 jam kp nyeri, injeksi citicolin 500mg /12 jam, injeksi ranitidine 50 mg /12 jam, injeksi ampicillin 1 gr/8 jam.
Seorang Pria Berusia 62 Tahun dengan Hernia Inguinalis Medial Dextra Ireponible disertai Hipertensi dan Diabetes Melitus: Laporan Kasus Pendy Tri Hambodo; Budi Yuwono
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2025: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Trabec
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hernia adalah penonjolan abnormal isi rongga perut melalui bagian lemah dari dinding perut yang rusak. Hernia dapat di klasifikasikan menajdi beberapa jenis yaitu hernia inguinalis, hernia umlikus,hernia femoralis, hernia diafragmatika. Sekitar 75% hernia terjadi di sekitar lipat paha, berupa hernia inguinal direk, indirek serta hernia femoralis; hernia insisional 10%, hernia ventralis 10%, hernia umbilikus 3% dan hernia lainnya sekitar 3%. Pria berusia 62 tahun dengan hernia inguinalis medial dextra ireponible disertai hipertensi dan diabetes melitus. keluhan terdapat benjolan di scrotum kanan dan terasa sangat nyeri. Benjolan di scrotum diakui sejak 4 tahun lalu. Benjolan keluar saat batuk terlalu kencang. Benjolan awalnya kecil dan lama kelamaan membesar Pada umumnya. Buang air kecil dan buang air besar tidak ada keluhan . keluhan ini umum pada orang dewasa berupa benjolan di lipat paha yang timbul pada waktu mengedan. Batuk atau mengangkat benda berat, dan menghilang waktu istirahat baring. Pemeriksaan hernia sederhana yang dapat dilakukan meliputi finger test, ziemen test dan thumb test.