Aris Cahyono
RSUD dr. Harjono Ponorogo

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Seorang Wanita Usia 24 Tahun dengan Kusta Multibasiler disertai Eritema Nodusum Leprosum: Laporan Kasus Purista Tiara Dewi; Aris Cahyono
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2025: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Trabec
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Erythema Nodosum Leprosum (ENL) merupakan reaksi tipe 2 pada kusta yang tergolong sebagai hipersensitivitas tipe III. ENL ditandai oleh nodul eritematosa yang nyeri, demam, dan gejala sistemik lainnya. Studi kasus ini membahas seorang wanita berusia 24 tahun dengan kusta tipe multibasiler dan ENL kronik. Diagnosis ditegakkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, dan uji penunjang seperti slit skin smear. Terapi melibatkan kortikosteroid oral (prednisolon), methotrexate, antihistamin, dan edukasi pasien. Lesi ENL yang terlokalisasi pada beberapa area kulit menunjukkan keluhan nyeri, pembengkakan, dan inflamasi. Pemeriksaan neurologis mendeteksi gangguan sensoris berupa anestesi pada telapak kaki dan hipostesi pada tungkai. Terapi kortikosteroid dikombinasikan dengan methotrexate sebagai pengurang kebutuhan steroid jangka panjang. Edukasi diberikan terkait pengelolaan diri dan tanda-tanda relaps. Prognosis pasien tergantung pada deteksi dini dan kepatuhan pengobatan. Pendekatan holistik penting untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dengan mengontrol gejala serta mencegah komplikasi jangka panjang. Studi ini menekankan perlunya diagnosis dan terapi yang cepat serta edukasi berkelanjutan untuk manajemen ENL pada pasien kusta.
Psoriasis Palmoplantar Kronik pada Perempuan Usia 23 Tahun: Laporan Kasus Mieke Rahma Widyani; Aris Cahyono
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gastro
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: psoriasis merupakan penyakit inflamasi kulit kronik berbasis genetik yang ditandai oleh gangguan proliferasi dan diferensiasi epidermis serta bersifat residif. Manifestasi klinis berupa plak eritematosa bersisik dapat mengenai telapak tangan dan kaki, sehingga berdampak pada kualitas hidup pasien. Laporan kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran klinis, penatalaksanaan, dan respons terapi pada psoriasis palmoplantar. Laporan kasus: dilaporkan perempuan usia 23 tahun dengan keluhan kuku menebal serta kulit telapak kaki kering, bersisik, dan gatal sejak lima tahun. Pemeriksaan fisik menunjukkan plak eritematosa dengan skuama tebal pada telapak kaki dan skuama tipis pada tangan. Terapi yang diberikan meliputi metotreksat, loratadin, metilprednisolon, zinc, serta desoksimetason topikal. Evaluasi menunjukkan perbaikan gejala meskipun belum optimal. Kesimpulan: diperlukan diagnosis dini dan terapi komprehensif untuk mengendalikan penyakit dan mencegah morbiditas.
Seorang Perempuan Usia 35 Tahun dengan Dermatitis Numularis: Laporan Kasus Landung Wahyu Prasetya; Aris Cahyono
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2026: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Gastro
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dermatitis numularis merupakan varian kronis dermatitis ekzematosa yang ditandai oleh plak eritematosa berbatas tegas berbentuk koin disertai pruritus intens dan bersifat relaps-remisi. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor predisposisi, termasuk perubahan imunologis dan hormonal yang terjadi selama kehamilan. Tujuan laporan kasus ini adalah untuk mendeskripsikan gambaran klinis, faktor risiko, penegakan diagnosis, serta respons terapi pada pasien dengan dermatitis numularis. Dilaporkan seorang perempuan usia 35 tahun dengan G3P2A1 usia kehamilan 23 minggu, mengalami gatal kronis pada kedua tangan dan tungkai kiri selama enam bulan yang memberat pada malam hari dan cuaca dingin. Pemeriksaan fisik menunjukkan patch eritematosa berbentuk numular berdiameter 2-6 cm, berbatas tegas, disertai krusta kuning dan hiperpigmentasi sentral pada permukaan ekstensor ekstremitas atas dan bawah. Diagnosis dermatitis numularis ditegakkan berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan klinis. Pasien diterapi dengan antihistamin sistemik serta kortikosteroid dan antibiotik topikal, dengan evaluasi hari ke-14 menunjukkan perbaikan klinis yang signifikan. Simpulan laporan ini menegaskan pentingnya identifikasi faktor risiko dan tata laksana komprehensif untuk memperoleh hasil klinis optimal dan meningkatkan kualitas hidup pasien.