Adityani Eki Nur Happy
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Seorang Laki-Laki Usia 54 Tahun dengan Non ST Segment Elevation Myocardial Infraction (Nstemi): Laporan Kasus Adityani Eki Nur Happy; A Ardyasih
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2025: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Trabec
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Non ST Segment Elevation Myocardial Infraction (NSTEMI) didefinisikan apabila gambaran Elektrokardiografi (EKG) didapatkan depresi segmen ST atau Inversi, gelombang T prominen dengan biomarker nekrosis yang positif (Troponin), tidak dijumpainya elevasi segmen ST pada gambaran EKG dan sesuai dengan gambaran klinis. Dari data menunjukan insiden ST elevation Mycardial Infaction (STEMI) menurun sedangkan untuk insiden Non ST Elevation Mycardial Infaction meningkat. Data menunjukan 5 juta orang mengalami STEMI dan 4 juta orang mengalami NSTEMI. Strategi awal pada pasien ini adalah meringankan gejala iskemia, pemantauan serial EKG dan memantau penanda nekrosis miokard yang dilihat dari nilai troponin pasien. Dilaporkan salah satu kasus pada seorang laki-laki usia 54 tahun di RSUR Ir. Soekarno Sukoharjo dengan keluhan nyeri dada seperti ditimpa beban berat disertai adanya penjalaran nyeri di bahu dan punggung. Hasil pemeriksaan EKG menunjukkan adanya ST depresi di lead II, III, aVF dan T inverted di lead III, aVF, dan V4. Dari hasil pemeriksaan penunjang didapatkan peningkatan troponin yaitu 156 ng/L. Maka diagnosis kerja pada kasus ini adalah NSTEMI. Sehingga tatalaksana Acute Coronary Syndrome (ACS) harus berfokus pada diagnosis yang cepat dan tepat.