Zahru Latip
Universitas Maritim Raja Ali Haji

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Peran Pemerintah Daerah dalam Mengatasi Dampak Deflasi terhadap UMKM di Kota Tanjungpinang Benni Saputra; Zahru Latip; Zara Alga Suri
Studia : Journal of Humanities and Education Studies Vol. 1 No. 1 (2025): August: Studia: Journal of Humanities and Education Studies
Publisher : CV Edukastra Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66749/byavac32

Abstract

Penelitian ini membahas dinamika ekonomi daerah dengan menekankan peran pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menciptakan stabilitas dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Stabilitas harga menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi perilaku ekonomi masyarakat, terutama dalam konteks daya beli dan keputusan konsumsi. Ketika pemerintah mampu menjaga pergerakan harga dalam kisaran yang stabil, masyarakat memperoleh kepastian untuk melakukan pengeluaran produktif maupun konsumtif secara terencana. Selain itu, pelaku UMKM memperoleh ruang yang lebih luas untuk berkembang karena biaya produksi dan distribusi dapat diprediksi dengan lebih baik. Perkembangan teknologi digital juga berperan besar dalam mengubah pola aktivitas ekonomi masyarakat, yang kemudian mendorong pemerintah untuk memperkuat literasi digital dan kapasitas usaha pelaku UMKM agar mampu bersaing dalam pasar yang semakin terbuka. Pengumpulan dan pemanfaatan data statistik menjadi instrumen penting yang membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang relevan dan tepat sasaran. Dengan demikian, pembangunan ekonomi tidak hanya berfokus pada peningkatan angka pertumbuhan, tetapi juga memastikan bahwa manfaatnya dirasakan secara merata di berbagai lapisan masyarakat. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan perekonomian daerah yang stabil, adaptif, dan berorientasi jangka panjang.