Shabilla Risty Eka Putri
STIE Indonesia Banking School

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Membangun Generasi Anti Korupsi Melalui Pembiasaan Kejujuran di Lingkungan Sekolah MAN 24 Jakarta Santi Rimadias; Nadia Sulistyaningsih; Wahyuningsih; Khanaya Isyabrina Maryam; Shakila Dian Nova; Devi Prameswati; Shabilla Risty Eka Putri; Ni Komang Mia Fabiola
Studia : Journal of Humanities and Education Studies Vol. 1 No. 4 (2026): May: Studia: Journal of Humanities and Education Studies
Publisher : CV Edukastra Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66749/s927qd14

Abstract

Korupsi masih menjadi permasalahan serius di Indonesia, ditandai dengan skor Corruption Perceptions Index (CPI) tahun 2024 sebesar 37 yang menempatkan Indonesia pada peringkat 99 dunia. Perilaku koruptif kerap berawal dari kebiasaan tidak jujur dalam skala kecil yang dianggap wajar di lingkungan sekolah, seperti mencontek. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap pentingnya nilai kejujuran dan integritas sebagai langkah awal pencegahan korupsi sejak dini. Kegiatan dilaksanakan pada 16 April 2026 di MAN 24 Jakarta Timur dengan tema "Dari Kejujuran Kecil Menuju Generasi Anti Korupsi" dan diikuti oleh 29 siswa kelas X. Metode pelaksanaan menggabungkan presentasi visual interaktif, penayangan video kasus nyata, diskusi reflektif, serta evaluasi berbasis permainan edukatif menggunakan platform Kahoot. Materi yang disampaikan mencakup pengertian korupsi, dampak korupsi, keterkaitan perilaku tidak jujur dengan tindakan koruptif, serta peran generasi muda dalam pencegahan korupsi. Hasil evaluasi post-test menunjukkan sekitar 98% siswa mampu menjawab pertanyaan dengan benar, yang mencerminkan peningkatan pemahaman kognitif terhadap materi yang disampaikan. Selain itu, partisipasi aktif dan kemampuan siswa menghubungkan perilaku sederhana dengan praktik korupsi menunjukkan adanya peningkatan kesadaran moral dan pemahaman kontekstual. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal membentuk generasi muda yang berintegritas dan berkomitmen menolak segala bentuk perilaku koruptif.