Ihsan Ramadhan
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Benteng Digital: Peran Strategis Profesional Teknologi Informasi dalam Melindungi Anak Usia Dini dari Disinformasikan di Media Sosial Ihsan Ramadhan; Evy Nurmiati
Studia : Journal of Humanities and Education Studies Vol. 1 No. 3 (2026): February: Studia: Journal of Humanities and Education Studies
Publisher : CV Edukastra Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66749/j81wcd15

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa anak usia dini ke dalam ekosistem media sosial yang kompleks, dengan platform seperti YouTube Kids, TikTok, dan Instagram kini diakses anak bahkan sebelum mereka mampu membaca. Kondisi ini meningkatkan eksposur anak terhadap konten disinformasi yang dapat berdampak negatif pada perkembangan kognitif dan sosial, sementara respons larangan penggunaan media sosial dinilai kurang realistis di tengah derasnya arus digitalisasi. Artikel ini mengidentifikasi karakteristik disinformasi yang rentan diakses anak usia dini di media sosial, menganalisis tanggung jawab serta kapabilitas strategis profesional Teknologi Informasi (TI) dalam melindungi anak digital, dan merumuskan kerangka intervensi teknis yang dapat diterapkan untuk menciptakan ekosistem media sosial yang ramah serta aman bagi anak usia dini. Pendekatan yang digunakan adalah studi literatur sistematis dengan menganalisis 45 sumber dari Google Scholar, Scopus, IEEE Xplore, dan Garuda, yang diterbitkan pada periode 2015–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa profesional TI memiliki tanggung jawab etis dan teknis yang signifikan, mencakup perancangan algoritma berbasis usia, sistem moderasi konten cerdas, desain antarmuka yang aman bagi anak, serta integrasi verifikasi konten secara real-time. Kesimpulan artikel ini menegaskan bahwa solusi yang tepat bukan sekadar larangan penggunaan media sosial, melainkan penciptaan ekosistem digital yang dirancang secara proaktif melalui prinsip "Safety by Design" untuk melindungi kelompok pengguna paling rentan.