Alysa Rismaira
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Etika Komunikasi Media Sosial pada Penggunaan Instagram di Kalangan Mahasiswa Evy Nurmiati; Alysa Rismaira
Studia : Journal of Humanities and Education Studies Vol. 1 No. 4 (2026): May: Studia: Journal of Humanities and Education Studies
Publisher : CV Edukastra Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66749/yjhz6997

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah menjadikan media sosial sebagai sarana utama dalam berkomunikasi, berbagi informasi, dan berinteraksi secara digital. Instagram merupakan salah satu platform yang banyak digunakan mahasiswa, namun tingginya intensitas penggunaan turut memunculkan tantangan terkait etika komunikasi, seperti penyebaran informasi yang belum terverifikasi, penggunaan bahasa yang kurang santun, serta pelanggaran privasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis etika komunikasi media sosial pada penggunaan Instagram di kalangan mahasiswa, khususnya dikaitkan dengan karakteristik responden. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis Google Form kepada 55 mahasiswa pengguna Instagram di satu perguruan tinggi, dengan instrumen terdiri atas 10 pernyataan pada empat indikator, yaitu kesantunan berkomunikasi, tanggung jawab digital, privasi dan etika bermedia sosial, serta perilaku etis. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi, persentase, dan nilai rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata keseluruhan etika komunikasi mahasiswa sebesar 4,50 pada kategori sangat baik, dengan nilai tertinggi pada indikator mempertimbangkan dampak sebelum mengunggah informasi pribadi (4,67) dan nilai terendah pada kesadaran bahwa unggahan dapat memengaruhi orang lain (4,24). Dominasi responden perempuan, semester 3-4, dan pengalaman penggunaan lebih dari lima tahun turut berkontribusi terhadap tingginya kesadaran etika tersebut. Mengingat sampel terbatas pada satu institusi dan desain penelitian bersifat deskriptif, generalisasi hasil perlu dilakukan secara hati-hati. Temuan ini diharapkan menjadi masukan bagi peningkatan literasi digital dan edukasi etika komunikasi di lingkungan perguruan tinggi.